Rabu, Desember 12Menyuarakan Suara Rakyat Kalimantan

Profile

Presiden RI Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional Terhadap Putra Kelahiran Martapura

Presiden RI Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional Terhadap Putra Kelahiran Martapura

Artikel, Borneo, Headline, Kalsel, Lingkungan, Nasional, Profile
SUAKA - JAKARTA. Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2018, Presiden RI telah memutuskan menganugerahkan Gelar Pahlawan Nasional melalui Keputusan Presiden RI Nomor 123/TK/TAHUN 2018 tanggal 6 November 2018 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Acara penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan Tahun 2018 pada tanggal 8 November 2018 bertempat di Istana Negara, Jakarta. Alhamdulillah, bersyukur kepada Allah SWT karena putera terbaik bangsa, Ir. Pangeran Mohamad Noor (Ir. P.M. Noor), mantan Gubernur Provinsi Kalsel, anggota BPUPKI, Menteri Pekerjaan Umum, Pengkoordir para pejuang kemerdekaan lintas laut dan udara ke pulau Kalimantan, penggagas Barito Basin River Project, dan sederet karya besar lainnya, keb...
Risalah Aspihani Ideris Dalam Kehidupan

Risalah Aspihani Ideris Dalam Kehidupan

Borneo, Headline, Hukum & Kriminal, Kalsel, Lingkungan, Nasional, Profile
HAJI Aspihani Ideris terlahir anak paling bungsu dari dua bersaudara se ayah se ibu dengan Kastalani Ideris. Ayah nya Aspihani ini bernama Haji Muhammad Ideris atau yang dikenal dengan sebutan Guru Ideris. Aspihani dilahirkan di Kampung Sungai Asam, Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, tepatnya pada hari Kamis, tanggal 23 Januari 1975. Ayahnya adalah seorang Ulama / Tuan Guru (Guru Agama) dan juga seorang pensiunan tenaga pengajar di SDN Budi Utama, sekarang bernama SDN Gudang Hirang 1 di dan juga seorang Guru Agama Penceramah dalam sebuah majelis dalam Wilayah Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Selain itupula juga diketahui ayahda Aspihani ini juga seorang pejuang kemerdekaan Republik Indonesia, di saat zaman penja...
Risalah Singkat Tokoh Muda Sungai Tabuk, Kalimantan Selatan

Risalah Singkat Tokoh Muda Sungai Tabuk, Kalimantan Selatan

Artikel, Borneo, Headline, Kalsel, Lingkungan, Nasional, Politik, Profile
HAJI Aspihani Ideris terlahir anak paling bungsu dari dua bersaudara se ayah se ibu dengan Kastalani Ideris. Ayah nya Aspihani ini bernama Haji Muhammad Ideris atau yang dikenal dengan sebutan Guru Ideris. Aspihani dilahirkan di Kampung Sungai Asam, Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, tepatnya pada hari Kamis, tanggal 23 Januari 1975 Masehi - 11 Muharram 1395 Hijriah, waktu jam 06:10 Wita, anak kedua dari pasangan Haji Muhammad Ideris dan Hajjah Rukiah. Ayahnya adalah seorang Ulama / Tuan Guru (Guru Agama) dan juga seorang pensiunan tenaga pengajar di SDN Budi Utama, sekarang bernama SDN Gudang Hirang 1 di dan juga seorang Guru Agama Penceramah dalam sebuah majelis dalam Wilayah Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Sel...
​Aktivis LSM KALIMANTAN Berduka

​Aktivis LSM KALIMANTAN Berduka

Borneo, Headline, Kalsel, Nasional, Politik, Profile
SUAKA - BANJARMASIN. TELAH BERDUKA segenap aktivis LSM KALIMANTAN, karena pada hari ini salah seorang aktivis LSM KALIMANTAN bernama Mahdi Djantar, dengan usia 62 tahun telah meninggal dunia pagi tadi Jum'at, 11 November 2016,' sekitar jam.09:15 Wita di Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin. Sebelumnya diketahui almarhum Mahdi Djantar diketahui siang kemaren Kamis (10/11) sekitar jam 13.30 Wita masuk IGD RSUD Ulin Banjarmasin diduga kambuh kembali sakit jantungnya. Aspihani Ideris, yang merupakan salah seorang teman dekat almarhum Mahdi Djantar menuturkan bahwa almarhum merupakan salah satu seorang aktivis senior di Kalimantan, almarhum juga bagian dari kepengurusan dan pendiri Aliansi Jaringan Anak Kalimantan yang disingkat (AJAK), ujarnya. Selain sebagai salah satu dari ke...
Sejarah Singkat Syekh Haji Muhammad Syarwani Abdan Al-Banjari

Sejarah Singkat Syekh Haji Muhammad Syarwani Abdan Al-Banjari

Artikel, Borneo, Headline, Kalsel, Nasional, Profile
K.H Muhammad Syarwani Abdan Al-Banjari atau biasa dikenal Tuan Guru Bangil (lahir di Martapura, Kalimantan Selatan tahun 1915 – meninggal di Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, 11 September 1989 pada umur 74 tahun) adalah seorang ulama yang dikenal di Kalimantan Selatan hingga Jawa Timur khususnya Bangil tempat beliau mendirikan Pondok Pesantren Datu Kalampayan. Ia merupakan keturunan ke-6 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari. Guru Bangil adalah seorang ulama yang alim dan tawadhu’. Keluasan dan ketinggian ilmu beliau diakui, sehingga banyak orang yang belajar dan menuntut ilmu dengan beliau, termasuk pula para kyai. Ketika hidup, beliau menjadi referensi bagi para guru agama dan masyarakat dalam memecahkan berbagai permasalahan keagamaan. Keilmuan dan kiprah keagamaan beliau telah memberikan sum
Rukun Nikah ada 5 Dalam Islam

Rukun Nikah ada 5 Dalam Islam

Artikel, Borneo, Headline, Hukum & Kriminal, Lingkungan, Nasional, Profile
Rukun Nikah – Setiap muslim atau muslimah yang mengidamkan sebuah pernikahan, pasti harus paham rukun rukun nikah. Sebab. Dalam syariah Islam sesuatu yang jadi rukun, suatu tingkah laku atau amal ibadah artinya bahwa dapat dikatakan sah atau tidaknya tingkah laku berikut berasal dari aspek hukum. Sedangkan di dalam Al-Quran, kata nikah digunakan kata zawaj untuk membuktikan kata pernikahan yang juga artinya serupa bersama pasangan. Rukun dan syarat nikah merupakan penentu suatu tingkah laku hukum, terlebih yang menyangkut dengan sah atau tidaknya tingkah laku berikut dari aspek hukum. Ada pula syarat itu berdiri sendiri, di dalam arti tidak merupakan beberapa syarat dari unsur-unsur rukun. Untuk mencukupi sah dan diterimanya sebuah pernikahan harus mencukupi rukun-rukun dan beberapa sy
Sejarah Koran Suara Kalimantan

Sejarah Koran Suara Kalimantan

Borneo, Headline, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Kaltim, Nasional, Profile
SEJARAH TERBITNYA SURAT KABAR SUARA KALIMANTAN (Soeara Kalimantan). Aspihani Ideris Pimpinan Umum Suara Kalimantan saat usai mencek hasil cetakan Suara Kalimantan dulunya merupakan surat kabar yang bernama Soeara Kalimantan merupakan surat kabar yang pernah eksis pada masa penjajahan Belanda di Kalimantan Selatan. Surat kabar ini ada dua kepemilikan dan masa penerbitan surat kabar ini memakai nama Soeara Kalimantan yang terbit antara tahun 1930-1942 yang isi pemberitaannya seringkali melawan Pemerintah Hindia Belanda. Surat kabar ini pertama terbitnya pada tanggal 23 Januari 1930. Dalam Soeara Kalimantan Saptoe 7 Februari 1942 – 19 Moeharram 1361 tertulis bahwa: Directeur-Hoofredacteur A.A. Hamidhan. Kantoor Redactie dan Administratie Pasar Baroeweg No. 110 – Telefoon – adres “swaraka
error: Maaf dilarang mengcopy-paste!