Hari ini 1 Januari 2023 Adalah Milad Haji Isam Ke-46 Tahun

Print Friendly, PDF & Email
Foto Haji Isam

Sejumlah Wartawan dan Redaksi SUARA KALIMANTAN mengucapkan “Selamat Milad Haji Isam Ke-46 tahun, Bone, 1 Januari 1977 – 1 Januari 2023. Semoga beliau selalu mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Aaamiin Yaa Rabbal’aalamiiin….. “

Tak ketinggalan juga, P3HI sebuah organisasi advokat yang terlahir di Kalimantan Selatan juga turut mengucapkan Milad Ke 46 Haji Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.

Kami atas nama Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perkumpulan Pengacara dan Penasehat Hukum Indonesia (P3HI), Aspihani Ideris (Ketua Umum) dan Wijiono (Sekretaris Jenderal) mengucapkan Milad Ke 46 tahun, 01 Januari 1977 – 01 Januari 2023 bapak Andi Syamsuddin ArsyadArsyad.

Selamat Milad pak Haji Isam, dihari bahagia bapak dengan usia 46 tahun ini, semoga bapak selalu sehat wal’afiat dan dalam lindungan Allah SWT. Sukses selalu buat bapak, semoga tambah umur bapak selalu mendapatkan keberkahan. Amin….

Mengenal Jejak Rekam Haji Isam

Siapa yang tak kenal dengan nama Haji Isam. Dari orang bawahan hingga orang intelektual atasan nama Haji Isam sudah tidak asing lagi terdengar ditelinga. Namanya sangat menggema bukan hanya di Kalimantan Selatan, bahkan nama nya sudah dikenal secara nasional maupun internasional.

Haji Isam ibarat legenda hidup, seorang pebisnis yang mulai dari nol di Kalimantan. Haji Isam tergolong orang kaya baru di abad ini. Pria bernama asli Andi Syamsuddin Arsyad ini adalah pengusaha batubara yang cukup terkenal di Kalimantan Selatan. Dia disebut-sebut sebagai Crazy Rich Batulicin. Batulicin adalah daerah tenggara dari Kalimantan Selatan.

Baca Juga:  Dandim 1002/HST Silaturrahmi Dan Buka Puasa Bersama Bareng VRI Kalsel

Nama Haji Isam adalah nama populernya, nama asli beliau adalah Andi Syamsudin Arsyad, lahir di Bone, Sulawesi Selatan pada 1 Januari 1977.

Keluarga Haji Isam berasal dari sebuah desa di Bone, Sulawesi Selatan, daerah itu adalah daerah etnis Bugis. Mereka berasal dari pedagang tembakau yang merantau ke Batulicin wilayah Provinsi Kalimantan Selatan.

Haji Isam sangat dikenal dengan usahanya penambang batubara. Ia memiliki hobi yang cukup ekstrim yaitu off road. Beliau mengoleksi puluhan jenis mobil off road, baik jenis SUV (Sport Utility Vehicle) maupun berbagai jenis Crossover SUV.

Kesuksesan yang diraih seorang Haji Isam tidak di dapatkan dengan cara spontanitas saja, melainkan berawal dititi dari nol dengan menjadi seorang sopir angkutan, dan tukang kayu. Bahkan sosok Haji Isam dimasa lalunya pernah juga berprofesi sebagai tukang ojek dengan menggunakan motor butut.

Haji Isam muda lalu kenal dengan seorang pengusaha tambang batubara lokal bernama Johan Maulana. Sejak 2001 dia ikut Johan Maulana dan belajar cara mengelola tambang batubara. Setelah belajar dua tahun dari Johan, Haji Isam muda memberanikan diri dengan memulai langkah dalam bisnisnya di bidang pertambangan batubara. Tahun demi tahun akhirnya Haji Isam berhasil menjadi seorang pengusaha sukses tambang batubara yang kemudian dapat mengubah hidupnya menjadi seorang yang tergolong cukup kaya.

Baca Juga:  SAMSAT KOTABARU UTAMAKAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT

Jadilah dia kontraktor pelaksana di PT Arutmin Indonesia, yang bagian dari PT Bumi Resources Tbk milik keluarga Bakrie, lewat bendera CV Jhonlin Baratama. Setelah usahanya meluas CV pun berubah menjadi PT Jhonlin Baratama. Kini PT Jhonlin menambang hingga 400 ribu ton batu bara per bulan. Omzetnya lebih dari Rp 40 miliar per bulan.

Berkat ilmu yang diberikan oleh pengusaha tersebut, Haji Isam lantas membangun perusahaan batu baranya sendiri dan kini dikenal luas di Kalimantan bahkan nasional serta internasional.

Bahkan tercatat semua aset yang dimiliki Haji Isam kini sudah berada lebih di angka Rp 1 triliun. Karenanya tidak heran ia memiliki rumah mewah, koleksi mobil dan harta benda lainnya.

Dia juga membangun beberapa fasilitas di Kalimantan Selatan yang salah satunya adalah Marina Permata Hospital. Fasilitas ini merupakan rumah sakit bertaraf internasional yang dibangunnya di Tanah Bumbu pada tahun 2014 lalu.

Dilansir dari IDXChannel, Minggu (1/12/2022), Haji Isam dikenalkan pada dunia bisnis oleh salah satu pengusaha batubara keturunan Tionghoa – Surabaya. Semangat kerja kerasnya dalam bekerja dan belajar membuahkan hasil yang sangat gemilang.

Pasalnya setelah dirinya keluar dari perusahaan tersebut, ia mencoba mencari keberuntungan dengan membangun bisnis sendiri dengan mendirikan perusahaan dengan nama PT Jhonlin Group dengan sederet perusahaan lainya seperti PT Jhonlin Baratama, PT Jhonlin Marine and Shipping, dan juga PT Jhonlin Air Transport.

Tak hanya memiliki perusahaan di sektor pertambangan batubara, Haji Isam kini juga memiliki beberapa perusahaan di berbagai sektor diantaranya bisnis yang bergerak di sektor transportasi penerbangan yang telah memiliki dua buah Helikopter dan dua Fokker dengan nama Jhonlin Air Transport.

Kemudian, Haji Isam juga memiliki bisnis di bidang transportasi perkapalan yang memiliki 16 buah kapal pengangkut batubara. Bisnis lainya yang dimiliki Haji Isam adalah Jhonlin Agromandiri, dimana fokus usahanya ada pada pengelolaan kelapa sawit.

Pada Tahun 2020 Presiden Joko Widodo juga sempat meninjau lokasi panen tebu di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. sekaligus meresmikan pabrik gula milik Haji Isam.

Kekayaan Haji Isam semakin bertambah setelah tahun lalu tepatnya 2021 Pabrik Biodiesel PT Jhonlin Agro Raya (JAR) milik Haji Isam telah diresmikan langsung Oleh Presiden Joko Widodo.

Kerajaan bisnis Haji Isam, PT Jholin Grup, terdiri atas PT Jhonlin Baratama dan PT Jhonlin Marine and Shipping.

Lewat perusahaan-perusahaan itu, Haji Isam dapat mengeruk hingga 400 ribu ton batu bara dengan omzet mencapai Rp40 miliar per bulan yang semakin menambah pundi-pundi kekayaannya..

Selain batu bara, Haji Isam pun punya garapan lain di sektor transportasi dan properti yakni PT Jhonlin Air Transport yang menjalankan usaha rental jet pribadi

Saking hebatnya, banyak menyebut keluarga Haji Isam sebagai kelompok pengusaha yang paling disegani di dunia pertambangan dan bisnis. (redaksi)

Baca Juga:  Meski Pandemi Covid-19, SMK Muhammadiyah Satui Tetap Gelar Prakerin





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top