Tri Natalia Urada Terpilih Sebagai Ketua Presidium PP PMKRI Periode 2022-2024

Print Friendly, PDF & Email

SuaraKalimantan.com, Samarinda

Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) sukses menggelar Kongres XXXII dan MPA XXXI di Convention Hall Kota Samarinda, Senin (28/6/2022).

Pada Kongres ini melahirkan Ketua Presidium Pusat PMKRI yang baru, Tri Natalia Urada masa bakti 2022-2024.

Tri Natalia Urada terpilih setelah melalui proses demokrasi yang cukup berjalan alot. Dimana, pada proses pemilihan, 82 cabang PMKRI se Indonesia memiliki hak suara. Pada putaran pertama, dari 7 calon Ketua Presidium yang maju bertarung, belum ada yang mencapai perolehan suara 1/2 + 1.

Oleh sebab itu, pimpinan sidang membuka putaran kedua untuk pemilihan Ketua Presidium Pengurus Pusat.

Pada prosesnya, di putaran kedua, Tri Natalia Urada memenangkan perolehan suara dengan mengantongi 44 suara. Sementara rivalnya, Ewaldus Bole meraih 37 suara serta terdapat 1 suara tidak sah.

Tri Natalia Urada tercatat sebagai Mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tanjungpura ini sebelumnya menjabat Sekjen Pengurus Pusat PMKRI periode 2020-2022.

Baca Juga:  Selain Wisata Religi Ke - Kotabaru, Ponpes Al Falah Putera Banjarbaru, Juga Kunjungi Potensi Wisata Bumi Saijaan

Dia juga merupakan Ketua Presidium Demisioner PMKRI Cabang Sungai Raya Sanctus Albertus Magnus Periode 2018-2019.

Setelah terpilih menjadi Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI, Aktivits perempuan Dayak ini menekankan pentingnya akselarasi organisasi guna mewujudkan kaderisasi yang inovatif, transformatif dan modern untuk menyongsong Indonesia emas 2045.

Sebagai turunan dari visinya, Tri menjabarkan lewat 5 poin penting diantaranya:

  1. Optimalisasi kader melalui proses kaderisasi yang berkelanjutan dan berbasis karya.

  2. Pembaharuan Gerakan melalui penguatan fungsi-fungsi struktur organisasi yang efektif, inovatif, dan modern.

  3. Pemanfaatan teknologi untuk menunjang transformasi organisasi, dan menyelenggarakan sistem kaderisasi yang berkelanjutan barbasis digital.

  4. Mendorong PMKRI menjadi basis gerakan Katolik yang mampu terlibat aktif dalam setiap pembangunan di daerah dan nasional.

  5. Membangun paradigma kader yang berwawasan global professional, mandiri, dan kolaboratif.

“Sebagai Ketua PP PMKRI akan mengawali masa bakti kepengurusan dengan berfokus pada membangun konsolidasi dan komunikasi intensif ke seluruh daerah. Lalu kemudian mempersiapkan struktur kepengurusan dengan melibatkan kader-kader terbaik PMKRI yang memiliki keinginan yang kuat untuk berkarya bersama dan niat yang tulus untuk membesarkan nama PMKRI dengan semangat pelayanan dan Pro Ecclesia Et Patria,” Pungkas Tri Natalia Urada.

Baca Juga:  Polda Kalsel Gelar Uji Kesamaptaan Jasmani dan Anthropometrik Casis Bintara Polri TA.2021

Yohanes Eka Irawanto, SE





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top