Peningkatan Kualitas Pemukiman Kumuh Kawasan Pesisir Desa Rampa Lama, Akhirnya Diresmikan

Print Friendly, PDF & Email
SUAKA – KOTABARU. Kegiatan peningkatan kualitas pemukiman kumuh kawasan pesisir di desa rampa lama, kecamatan pulau laut utara, kabupaten Kotabaru akhirnya diresmikan, pada Kamis (02/06/2022).
Peresmian dilakukan oleh Direktur perumahan dan kawasan pemukiman kementrian PUPR Ir. Johanes wahyu kusumosusanto beserta Forkopimda Kotabaru.
Dalam sambutannya, Johanes wahyu kusumosusanto menjelaskan” peningkatan kualitas pemukiman kumuh itu merupakan kegiatan penanganan, yang mengedepankan kolaborasi antar sektor dan antar pemangku kepentingan dalam rangka penuntasan kawasan kumuh.
Dimana dalam kegiatan peningkatan kualitas tersebut, telah menangani lahan kurang lebih 15 hektare dan telah selesai bulan Mei 2022, Ucapnya.
Terus katanya juga,” pembangunan dengan penataan ruang terbuka publik tersebut merupakan sebuah langkah awal menuju proses yang panjang.
” Penataan di pesisir laut ini sebenarnya salah satunya untuk membatasi agar masyarakat tidak terlalu bergerak ke arah laut, ” ujar Johanes.
” Diharapkan peningkatan kualitas pemukiman kumuh itu mampu mendukung kawasan wisata, meningkatkan infrastruktur kawasan pemukiman, mengubah wajah kawasan, dan terpenting meningkatkan kualitas hidup masyarakat, ” imbuhnya.
Sementara, Bupati Kotabaru Sayed jafar Alaydrus berharap dengan rampungnya pembangunan infrastruktur di kawasan pesisir itu, dapat dijaga dengan baik agar terus bermanfaat bagi masyarakat desa rampa lama khususnya.
” Infrastruktur ini agar dikelola dan dipelihara dengan baik, sehingga memberi manfaat dalam jangka waktu yang panjang dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata serta peningkatan kesejahteraan masyarakat, ” harapnya.
Disisi lain, Kabid Perumahan Rakyat Dinas Perumahan Rakyat Permukiman dan Pertanahan Kotabaru, H. Abdul Hamid, juga menuturkan anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur itu kurang lebih 48 miliar rupiah yang bersumber dari APBN.
Pengerjaannya lanjut dia dimulai tahun 2020 hingga Mei 2022.
” Infrastruktur yang dibangun ada 3, yakni Plaza (jembatan), jalan penghubung ada 2 tempat, dan TPST yang ada di Megasari, ” Pungkasnya. (dam/wan)

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top