LPPM Sukamara Dukung Program PEN Tanaman Magrove 2021 

Print Friendly, PDF & Email

SuaraKalimantan.com, Sukamara

Ketua  Lembaga Pemantau Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) Kabupaten Sukamara Kalimantan Tengah Rahmad Junaidi mengatakan rencana program tanaman magrove yang akan di berikan kepada kelompok nelayan yang bermukim di pesisir pantai di dua Kecamatan baik itu Kecamatan Pantai Lunci dan Kecamatan Kuala Jelai ini perlu sekali di dukung apa lagi di masa pandemi COVID 19 ini.

Informasi yang lembaga kami dapatkan bahwa tahun anggaran 2021 melalui program pemulihan ekonimi nasional (PEN) tanaman magrove kembali akan di gulirkan kepada kelompok masyarakat.

Secara kelembagan dalam situasi pandemi COVID 19 program penanaman magrove sangat lah tepat sekali langkah yang di ambil dari Pemerintah Pusat bekerjasama dengan pihak Balai DAS Kahayan yang disambut baik oleh Pemkab Sukamara dalam bentuk dukungan menyiapkan lahan atau lokasi dan kelompok masyarakat penerima bantuan.

Pola kerja dengan memberikan dukungan dana ke rekening tiap anggota kelompok masyarakat untuk membeli dan menanam sendiri bibit tanaman magrove itu merupakan program pemberdayaan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Pelepasan Purna Tugas Camat Satui Hery Kurbiansyah, Sekaligus Ultah ke-58

Seperti contoh di tahun 2020 yang lalu sudah ada kelompok penerima program PEN ini yang tentunya memiliki nilai manfaat cukup bagus sekali bagi kelompok penerima dimasa mendatang.

Junaidi pria dengan panggilan kesehariannya ini kembali mengatakan, dengan adanya tanaman magrove ini beberapa jenis hewan laut banyak menghuni hutan mangrove seperti ikan, ubur-ubur, udang, kepiting , siput, dan lain.

Hewan laut menggunakan mangrove sebagai tempat perlindungan dari predator terutama bagi hewan laut yang sedang beranjak dewasa. Hewan laut memanfaatkan hutan mangrove untuk mendukung proses pemijahan.

Proses pemijahan adalah proses pengeluaran sel telur oleh induk betina dan sperma oleh induk jantan yang kemudian diikuti dengan perkawinan. Selain itu juga dimanfaatkan sebagai nursery ground (tanah pembibitan) untuk membantu membesarkan anak-anak mereka.

Akar tongkat pohon mangrove adalah bagian pohon yang bertugas memberi zat makanan dan menjadi daerah nursery bagi hewan ikan & invertebrate. Akar pohon mangrove juga akan melindungi telur ikan dan anak ikan yang baru menetas.

Baca Juga:  Aparat Gabungan HST Lakukan Patroli bersama

“Banyaknya manfaat dari hutan mangrove menjadikan alasan untuk terus menjaga kelestariannya. Tidak hanya bermanfaat untuk kehidupan hewan laut, tapi juga dapat bermanfaat bagi kehidupan manusia dan ekosistem pesisir. Dari sisi ekonomi, para nelayan dan penduduk sekitar mangrove dapat memanfaatkannya sebagai kebutuhan konsumsi atau kebutuhan lainnya seperti perdagangan,” Pungkas Junaidi.

Yohanes Eka Irawanto, SE





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top