Kelompok 8 KKN UNKRIP Angkat Tema Kewirausahaan Membuat Wadi

Print Friendly, PDF & Email

SuaraKalimantan.com, Palangka Raya

Universitas Kristen Palangka Raya (UNKRIP) pada periode bulan Juli sampai dengan bulan Agustus 2021, melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Kelompok 8 sebagai peserta KKN  UNKRIP yang dilaksanakan sejak 20 Juli hingga 20 Agustus 2021 berkesempatan mengambil tema “Kewirausahaan Membuat Wadi”.

Tema Kewirausahaan Membuat atau mengolah Wadi ini tentunya sangat lah tepat sekali dengan situasi pandemi COVID 19 yang melanda Kalimantan Tengah pada umumnya dan Kota Palangka Raya pada khususnya, sebab sangat berdampak buruk bagi pelaku usaha UMKM terkhusus bidang pangan.

Dosen Pembimbing Kelompok 8 KKN UNKRIP 2021 Rukiah, S.Sos, DEA, menyampaikan wadi makanan khas Dayak Kalimantan Tengah (Kalteng) ini saya rekomendasikan kepada kelompok 8 supaya Wadi makanan khas Dayak Kalteng ini bisa kenal banyak orang.

Dengan KKN yang dilakukan oleh Mahasiswa kami ini di harapkan kedepannya bisa membuat usaha pengolahan Wadi dalam kemasan dan tentunya memanfaatkan kemajuan zaman mampu bersaing di dunia usaha online.

“Yang pasti Mahasiswa Kelompok 8 KKN UNKRIP 2021 selama KKN ini di ajarkan cara membuat atau mengolah Wadi sebagai makanan khas Dayak Kalteng. Hal ini juga dalam rangka meningkatkan pengetahuan Mahasiswa yang sedang menjalani program KKN,” tegas Rukiah, S.Sos.,DEA.

Baca Juga:  Tiga Puluh Orang Petugas Pos Hidrologi BWSK II Ikuti Bimtek

Rukiah juga sangat mengharapkan Mahasiswa yang mengikuti program KKN Tahun 2021 ini bisa lebih kreatif lagi baik saat ini maupun pasca program KKN nanti bisa memanfaatkan peluang usaha sebaik mungkin.

Sementara itu Ketua Kelompok 8 KKN UNKRIP 2021 Harmiji, mengatakan dengan adanya pengajaran oleh dosen pendamping selama program KKN ini tentunya menambah pengetahuan kami tentang bagaimana cara membuat Wadi ini.

Selain cara membuat Wadi kami juga harus memikirkan berkaitan dengan inovasi pembuatan kemasan yang menarik, peningkatan pemasaran melalui marketing via e-commers online.

Selanjutnya produk Wadi juga perlu di pikirkan untuk pemasaran produknya dengan membuatkan iklan di media sosial seperti, Instagram dan Facebook.

“Dengan inovasi kemasan baru yang lebih menarik dan pembuatan akun penjualan online dapat meningkatkan omset penjualan. Kemasan produk wadi ini yang tadinya hanya satu macam, sekarang menjadi empat macam sesuai dengan varian rasa produk wadi,” Pungkas Harmiji selaku Ketua Kelompok 8 KKN UNKRIP di dampingi Sekretaris Kelompok Aleksius Ceca.

Berikut daftar Mahasiswa Kelompok 8 KKN UNKRIP Tahun 2021 adalah sebagai berikut : Harmiji, Aleksius Ceca, Yuspine, Jepri, Fetra Dandi Kristianto, Edo Nardodikaprio, Dakia, Edwin Sagianto,      I Made Wardana, Ronaldo Ricardo, Rudi Kurnia, Rachmadi Maulana B.L dan Harodian Simarmata, dengan dosen pendamping adalah Rukiah, S.Sos.,DEA.

Baca Juga:  Bulan Puasa, Babinsa Koramil 03/Haruyan Bantu Petani Budidaya Tanaman Lombok

Yohanes Eka Irawanto, SE





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top