Iqbal: Ini Untuk Masa Depan Kampus, Organisasi, dan Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin

Print Friendly, PDF & Email
Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

 

Suarakalimantan.com, BANJARMASIN – Menyikapi tentang telah rilisnya nama para calon rektor UIN Antasari Banjarmasin, Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin memandang pemilihan Rektor sebagai proses seleksi kepemimpinan yang sangat strategis dan menentukan eksistensi, arah kebijakan, dan masa depan UIN Antasari Banjarmasin.

Maka dari itu sebagai salah satu elemen yang akan merasakan dampak terhadap kebijakan dari rektor terpilih nantinya, DEMA FTK mengeluarkan pernyataan sikap untuk mengawal proses pemilihan Rektor UIN Antasari Banjarmasin periode 2021-2025 guna kemaslahatan dan kesejahteraan Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin ke depannya.

Adapun pernyataan sikap DEMA FTK terhadap pemilihan rektor kali ini adalah:

1. DEMA FTK Kabinet Sembagi Arutala bersifat Independen secara etis dan organisatoris terhadap calon manapun selain kepentingan Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin.

2. DEMA FTK Kabinet Sembagi Arutala menuntut kepada panitia pelaksana agar bersikap transparan dan keterbukaan informasi dalam hal apapun yang berkaitan dengan pemilihan rektor termasuk rekam jejak para calon rektor supaya menjadikan Pilrek yang bermutu dan demokratis.

Baca Juga:  275 Orang Reaktif Rapid Test, Hari Ini Di SWAB Massal Di Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin dan Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Banjarmasin

3. DEMA FTK Kabinet Sembagi Arutala menuntut kepada panitia pelaksana agar menyelenggarakan Uji Publik atau penyampaian Visi, Misi dan Program Kerja Calon Rektor dan pernyataan pakta integritas secara terbuka syang menghadirkan seluruh komponen kampus.

4. DEMA FTK Kabinet Sembagi Arutala menuntut Visi & Misi Calon Rektor dan Program kerja agar pro terhadap kemajuan, pengembangan universitas dan kemahasiswaan UIN Antasari Banjarmasin.

5. DEMA FTK Kabinet Sembagi Arutala menuntut kepada calon rektor agar menggagas masterplan di seluruh kebijakan seperti pembangunan fisik, kurikulum pendidikan, keuangan dan dana pendidikan, serta sumberdaya manusia demi arah visi kebijakan pembangunan yang visioner, terarah dan akuntabel.

6. DEMA FTK Kabinet Sembagai Arutala menuntut kepada Rektor terpilih nantinya agar menjalankan tugas dan wewenang sebaik mungkin dan menekankan sistem demokrasi tanpa anti kritik.

7. DEMA FTK Kabinet Sembagi Arutala menyatakan seruan kepada seluruh mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin khususnya mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan untuk sama-sama mengawal secara terbuka pemilihan rektor UIN Antasari Banjarmasin.

Baca Juga:  PROYEK SIRING NUSP-2 DIDUGA BERMASALAH HUKUM, KEJARI KAPUAS DI PERTANYAKAN

8. DEMA FTK Kabinet Sembagi Arutala menegaskan dan menyatakan apabila terdapat kecacatan dalam pelaksanaan Pemilihan Rektor kali ini, maka DEMA FTK akan mengajak seluruh mahasiswa khususnya mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan untuk melaksanakan aksi dalam menyikapi persoalan kecacatan tersebut.

Ketua Umum Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Muhammad Iqbal mengatakan, pemilihan rektor kali ini bukanlah sebagai agenda rutinitas belaka, namun kita sebagai masyarakat UIN Antasari Banjarmasin harus ikut mengawal gerbang langkah pertama menuju UIN Antasari Banjarmasin yang lebih baik.

“Oleh karena itu saya mengajak kawan-kawan Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin untuk sama-sama mengawal pemilihan rektor kali ini guna menghasilkan pemimpin yang amanah, berakhlak, berkepribadian kuat, visioner dan reformis,” ujar Iqbal.

Kemudian kata Iqbal, banyak yang harus dibenahi ketika nanti rektor terpilih, baik dalam pengembangan di lini universitas dan kemahasiswaan supaya kita dapat menepis anggapan bahwa UIN Antasari Banjarmasin hari ini sebagai Universitas yang prematur. (Faisal)





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top