Pemko Palangka Raya Disoal Terkait Giat Literasi 

Print Friendly, PDF & Email

 

SuaraKalimantan.com, Palangka Raya

Presiden Mahasiswa (Presma) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Kristen Palangka Raya (UNKRIP) Aleksius Ceca mengatakan sangat menyayangkan sikap pihak Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya, pada saat kegiatan yang ber tema kan Literasi Informasi Bijak Bermedia Sosial, dimana acara ini digelar atas kerja sama antara Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Palangka Raya dan Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng), kegiatan tersebut dilaksanakan di Kampoeng Seberang Kota Palangka Raya pada 30 Juni 2021.

Presma BEM UNKRIP kembali menuturkan bahwa dalam kegiatan tersebut Kampus UNKRIP tidak mendapatkan undangan sama sekali. Pertanyaan nya ada apa Kampus UNKRIP tidak ada dalam daftar undangan tersebut ???

Aleksius menyebut jika Pemko Palangka Raya hari ini yang tidak tahu berapa jumlah Perguruan Tinggi di Kota Palangka Raya, bahkan ada kesan jika Pemko Palangka Raya tanpa sengaja atau bahkan disegaja bisa disebut ada dugaan mendiskriminasi Kampus UNKRIP.

Adapun dasar dari pada apa yang saya sampainkan terkait dengan undangan bijak bersosial media pada Rabu 30 Juni 2021 oleh Pemko Palangka Raya, yang mengundang lima perguruan tinggi saja.

Baca Juga:  Susun Strategi, Hadapi MUBES Ke-2 Penuntutan Pemekaran Kabupaten Gambut Raya

“Kami tidak meminta untuk diperlakukan istimewa, tetapi lebih kepada, diperlakukan sama dengan Kampus lain,” tegas Aleksius Ceca pada Selasa (13/7/2021).

Sebelum mengakhiri obrolan senja di salah satu warung makan di Palangka Raya Aleksius mengatakan bahwa kami sangat berharap kepada Pemko Palangka kejadian ini tidak akan terulang kembali di hari yang akan datang, jika pun ada kegiatan yang melibatkan kampus, jadi tidak lagi melihat letak gedung dan fisik Kampus, namun lebih kepada mengakomodir semua Kampus yang ada di Palangka Raya.

Yohanes Eka Irawanto, SE





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top