Latar Belakang dan Tujuan dibentuk Pengurus DPW APRI Kalsel

Print Friendly, PDF & Email
Ketum APRI Gatot Sugiharto/Poto Istimewa

 

SUAKA – BANJARMASIN, Tujuan dibentuknya perwakilan dewan pengurus wilayah (DPW) APRI Kalsel dalah untuk mengkoordinir secara terorganisasi agar penambang rakat bisa lebih terdata dan diketahui keberadaannya.

Kemaren ketum Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Gatot Sugiharto dikabarkan telah melantik Risdianto Haleng sebagai ketua dewan pengurus wilayah (DPW) APRI Kalsel. Pada Sabtu 19 Juni 2021 disebuah Hotel Banjarmasin.

“Selama ini pemerintah kurang perhatian kepada penambang rakyat, karena para penambang rakyat belum terorganisir, sehingga keberadaan mereka tidak jelas dan pemerintah sangat kesulitan untuk bisa menjangkau mereka.” Ucap Gatot Sugiharto kepada media ini Minggu, (20/6/2021) melalui sambungan telepon.

Menurut Gatot, justru melalui APRI ini, kami upayakan agar keberadaan penambang rakyat dapat secara riil terdata, baik dalam bentuk kelompok, maupun keanggotaannya. Dengan data yang jelas dan valid, maka pemerintah akan lebih mudah untuk memberikan perhatian dan programnya.

Sambungnya, kita juga menghimpun penambang rakyat supaya setiap lokasi ada kelompok dan kepengurusnya, apabila kalau ada permasalahan kita bisa bantu.

Baca Juga:  Fasilitas Objek Wisata Air Terjun Tumpang Dua Perlu Benahi Untuk Menarik Pengunjung

“Kita juga akan bantu pembinaan seperti pelatihan pengetahuan tambang serta pemasaran hasil tambang juga kita bantu. Sebenarnya tugas pak Risdianto ini cukup berat,” beber Gatot.

Yakni dengan membenahi kepengurusan DPW APRI Kalsel yang selama ini dinilai belum berjalan sesuai harapan.

Membentuk struktur organisasi DPC-DPC disemua Kabupaten/Kota yang memiliki kegiatan tambang rakyat dan ketiga,

Paling berat. Yaitu mengupayakan supaya semua komunitas tambang terorganisir dalam wadah RMC APRI, sehingga eksistensi penambang rakyat secara riil tersaji dalam jumlah RMC dan masing-masing RMC beranggotakan berapa penambang.

Terlebih dimasa pandemi Covid-19 ini bagimana caranya sehingga masyarakat bisa bekerja agar tidak membebani pemerintah, tutupnya. (Barlis)

 





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top