SHOPPING CART

close

Modal Rp 150 ribu, Sudah Bisa “Crot” di Bumi Bersujud

Poto illustrasi
Poto illustrasi

SUAKA – BATULICIN. Penelusuran beberapa media belum lama ini, didapati banyak warung – warung yang menjual berbagai jenis minuman pada umumnya, namun ada yang berbeda dengan warung dikawasan jalan Transmigrasi km 8 Desa Sari gadung, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten .

Disana ada beberapa wanita pelayan/penjaga warung yang tak sungkan menawarkan jasa layanan pemuas nafsu, tak bakal merogoh kocek karena tarifnya yang murah meriah. Para wanita tersebut diduga berprofesi sebagai wanita yang menjajakan layanan seks kepada pria hidung belang.

Bagi para lelaki kesepian yang ingin menikmati layanan tersebut silakan saja berkunjung ke kawasan Desa Sarigadung.

Perempuan para penjaga warung itu biasanya; apabila ada pria yang datang ke warungnya, mereka selain menawari minum, dan menemani ngobrol yang ujungnya menawari untuk ,ngamar’. Namun tak semua warung minum disana berpraktik begitu, terdapat pula diantaranya yang memang benar – benar bersih dari pelacuran.

  Sepotong Roti Hilangkan Keperawanan G

Saat beberapa Kru Media melakukan investigasi kesalah satu warung, terdapat setidaknya 3 perempuan yang diduga berpraktik sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) dengan tarif yang cukup murah yakni Rp 150 ribu per sekali crot.

“Satus seket ewu wae mas, (seratus lima puluh saja kak red), dua ratus juga gak nolak bang,” ucap salah seorang perempuan. Sabtu, (27/2/2021)

“Enak bang, main disiang hari buat membakar lemaknya,” Celetuk wanita lainnya yang ada disitu. (Red)





Tags:

0 thoughts on “Modal Rp 150 ribu, Sudah Bisa “Crot” di Bumi Bersujud

Tinggalkan Balasan