SHOPPING CART

close

Pelaku Usaha Aksesories Butuh “Elusan” dari Pemerintah

SuaraKalimantan.Com – Yogyakarta. PERTUMBUHAN ekonomi akibat atau Corona belakangan ini mulai dirasakan para pelaku usaha. Tak seperti tri wulan pertama saat Corona melanda saat itu roda ekonomi disemua sektor yang nyaris lumpuh.

Omzet penjualan aksesories pun belakangan ini juga mengalami peningkatan. Penjual aksesories mengaku, sekitar lima bulan belakangan ini mereka mulai merasakan peningkatan penjualan.

“Alhamdulilah, sekitar lima bulan ini kami mengalami kenaikan omzet dibandingkan saat awal pandemi,” ujar pemilik Bipani Acecories Espaneli kepada Senin 15 Febuari 2021.

Uni Eva sapaan akrabnya mengatakan, setelah membuka toko aksesories tahun 2000 silam di pasar Bringharjo Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan nama Al Warits Aksesories kini dirinya membuka tempat usaha dan gudang baru.

“Saat pandemi ini kami membuka tempat baru lagi sebagai gudang sekaligus grosir acecories di Jalan Medari-Cemoro Pojokan-Bejen RT 03/42, Desa Caturharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman,” ujar Eva.

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, saat terjadinya Corona penjualan turun drastis. Kali ini, lanjut Eva, lambat laun terjadi peningkatan omzet.

“Ada sih peningkatannya, saat awal pandemi itu anjlok. Alhamdulilah sekarang omzetnya sudah mencapai puluhan juta rupiah perbulan,” ungkapnya.

Menurut Eva, saat ini dirinya mengaku memang kekurangan modal untuk mengembangkan usahanya. Dia juga mendengar kabar jika selama ini ada bantuan dari pemerintah untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) karena dampak Corona.

Namun, lanjut Eva, bantuan dari pemerintah tersebut tak dirasakannya.

“Memang saya dapat informasi ada bantuan dari pemerintah buat pelaku UMKM yang terdampak Corona. Tapi, saya tidak mendapatkan bantuan itu,” jelasnya.

Sementara itu, Gaswanir kakak kandung dari Eva mengungkapkan, dibukannya Bipani Acesories di Sleman karena tingginya minat masyarakat terhadap perhiasan pernak pernik atau perhiasan yang dikenakan wanita.

Dirinya berharap dengan dibukannya tempat baru tersebut bisa menambah berkah bagi semuanya.

“Dengan sistem Cash on Delivery atau COD barang kami ditawarkan dijamin murah sangat berkualitas. Kami juga melayani pesan antar barang yang telah dibeli,” pungkas wanita kelahiran Pariangan, Batusangkar, Sumatera Barat ini. (red)





Tags:

0 thoughts on “Pelaku Usaha Aksesories Butuh “Elusan” dari Pemerintah

Tinggalkan Balasan