SHOPPING CART

close

Mediasi PT.BUMA VS Mantan Karyawannya,Mengalami Jalan Buntu

SUAKA – BATULICIN. Proses mediasi perkara Dugaan Perbuatan Melawan (PMH) antara Penggugat Demon Oktavian Sukmawan dengan PT. Bukit Makmur Mandiri (BUMA) yang dilaksanakan di Pengadilan Negeri Batulicin masih menemukan jalan buntu.

Proses mediasi yang berlangsung secara daring via aplikasi zoom meeting Selasa, (2/2/2021) tersebut belum ada titik temu dan masih harus ditunda kembali oleh hakim mediator selama 1 minggu kedepan.

Tertundanya proses mediasi ini dikarenakan adanya keberatan dari kuasa hukum penggugat karena pihak prinsipal dari tergugat tidak hadir dan hanya di wakili oleh Kuasa tergugat yaitu Amanda (External Relation) dan Rizka A Febriyan (legal corporate).

Menurut kuasa hukum penggugat, Dadang Ari Kurniawan, SH dan Agus Rismalian Noor, SH keberatan mereka atas tidak hadirnya prinsipal tergugat tersebut berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2016.

  PD BARAMARTA OPTIMISTIS TAHUN DEPAN CAPAI TARGET PRODUKSI BATUBARA

”Dalam Perma 1/2016 jelas diterangkan bahwa dalam proses mediasi para pihak (inpersoon) wajib untuk menghadiri proses mediasi dengan atau tanpa didampingi oleh kuasa hukum” jelas Dadang.

Sementara itu, Agus Rismalian Noor, SH yang juga merupakan kuasa hukum penggugat menuding bahwa pihak tergugat sengaja mengulur ulur waktu, dengan tidak menghadirkan prinsipal dalam proses mediasi karena ingin memperlambat jalannya proses persidangan.

”Kami menduga kuat pihak tergugat sengaja ingin memperlambat proses persidangan ini, dan kalo dugaan ini benar, maka jelas pihak tergugat tidak mematuhi unsur asas peradilan yang sederhana, cepat dan biaya murah” ujar Agus. (red)





Tags:

0 thoughts on “Mediasi PT.BUMA VS Mantan Karyawannya,Mengalami Jalan Buntu

Tinggalkan Balasan