Tugboat Penarik Tongkang Tenggelam di Sungai Kedang Kepala

Print Friendly, PDF & Email


SuaraKalimantan.com, KUKAR – Sebuah kapal penarik tongkang, tenggelam pada Rabu (6/1/2021) pukul 08.57 WITA.

Kecelakaan air itu, membuat Tugboat TB Mawar 5 tenggelam pada saat membantu menarik tongkang Karunia 2 yang bermuatan batu koral, tepatnya di Sungai Dusun Muara Kedang Kepala, Desa Bukit Jering, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar).

Kapolsek Muara Kaman, AKP Triyadi mengatakan, kejadian ini bermula saat  TB Karunia Samudra I menarik ponton Karunia 2 berisi batu koral dari Kota Palu, Provinsi Sulteng dengan tujuan Jetty PT Bayan Resources, di KM  102,  Desa Senyiur, Kecamatan Muara Ancalong, Kutai Timur.

Pada saat TB Karunia Samudera I akan memasuki Sungai Muara Kedang Kepala, mereka  meminta bantuan TB Mawar 5, karena kondisi muatan ponton batu koral cukup berat dan arus air cukup deras di Muara Kedang Kepala.

Namun nahas, saat Kapal TB Karunia Samudra I dan TB Mawar 5 bergerak dari arah Sungai Mahakam menuju masuk ke arah perairan Muara Sungai Kedang Kepala, kondisi arus air sungai sangat deras sehingga kapal penarik kesulitan mengendalikan tarikan ponton.

Baca Juga:  Pelaku Usaha Bawang Goreng Omzet Sempat Mengalami Penurunan, Jelang Lebaran naik sekitar 30 sampai 40%

Dikutip dari KoranKaltim.com “Menurut keterangan kapten kapal TB Mawar 5, Iskandar,  penyebab tenggelamnya kapal TB Mawar 5 dikarenakan tali penarik tersangkut di border kiri bagian depan kapal dan menyebabkan kapal TB Mawar 5 melintangi tali ke arah kiri sehingga kapal terbalik ke arah sebelah kiri dengan kondisi arus sungai yang deras dan menyebabkan kapal tenggelam perlahan ke dasar sungai, ” jelas Triyadi.

Saat peristiwa tersebut, seluruh awak kapal yakni nahkoda dan anak buah kapal (ABK) sebanyak lima orang lari dan terjun ke sungai untuk menyelamatkan diri.
Kemudian para awak kapal diselamatkan oleh warga Dusun Kedang Kepala menggunakan perahu.

“Tidak Ada korban jiwa,” kata mantan Kapolsek Tenggarong ini.

Triyadi menerangkan pada pukul 10.30 WITA,  ponton Karunia 2  sudah berhasil dievakuasi ke tepi sungai di kilometer 1 Dusun Kedang Kepala, Desa Bukit Jering oleh ABK Kapal dan tim PT. Bayan Resources dibantu warga Dusun Kedang Kepala, dengan pengamanan personel Satpolairud Polda Kaltim dan Polsek Muara Kaman, dan saat ini arus pelayaran sudah kembali normal.

Baca Juga:  Sadis!! Diduga Gangguan Jiwa, Suami Habisi Nyawa Istri dan Anak

Akibat kejadian tersebut, kerugian mencapai ratusan juta. “Sekitar Rp700 juta total kerugian akibat kejadian tersebut, ” katanya.

Editor : Faisal





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top