Habib Banua Yakin, “SHM-MAR MENANG” Sebab Mereka Miliki Program Unggulan Kebutuhan Masyarakat

Print Friendly, PDF & Email

SUAKA – BATULICIN. Habib Abdurrahman Bahasyim atau yang lebih dikenal Habib Banua yakin pasangan calon (paslon) Syafruddin H Maming – M. Alpiya Rakhman menjadi pemenang di Pilkada Tanah Bumbu. Sebab, menurut Habib sejumlah program unggulan dari paslon tersebut masih sangat dibutuhkan masyarakat.

Di samping itu, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pasangan SHM-MAR sangat tinggi. Hal ini disebabkan karena sosok Mardani H Maming sebagai ketua tim pemenangan pasangan calon tersebut.

“Kita tahu bahwa Mardani H Maming selama menjadi Bupati Tanah Bumbu sangat dicintai masyarakat. Beliau dapat membuktikan bahwa kepemimpinannya selama menjadi bupati clear and clean, laporan keuangan mendapatkan nilai WTP (wajar tanpa pengecualian) dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan),” ujar Habib Banua pada Senin, (02/11/2020)

Hal lain yang juga sangat membanggakan adalah prestasi Mardani dalam membuat program pro rakyat berupa kesehatan gratis hanya dengan KTP yang sangat membekas di ingatan masyarakat.

Kemudian, sampai hari ini masyarakat juga belum bisa melupakan program pendidikan pada era Mardani. “Banyak anak-anak Tanah Bumbu yang menerima beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, tidak hanya pendidikan formal, tapi juga pendidikan agama,” paparnya.

Baca Juga:  Ikrar Kader dan Jati Diri Partai Gerindra

Hal lainnya, kata Habib Banua,
masyarakat belum bisa lepas dari program infrastruktur jalan. Masyarakat sudah merasakan bagaimana mulusnya jalan antardesa dan kecamatan di era Mardani H Maming.

“Tentu semua kebijakan ini akan terus ada dan sangat diharapkan oleh masyarakat,” tukasnya.

Habib Banua juga meyakini bila ada kontestan Pilkada Tanah Bumbu yang di duga telah membagikan uang Rp 150 ribu maka dia akan kalah. Habib menilai masyarakat saat ini sudah cerdas dan tidak mau menukar harga dirinya dengan uang.

“Jika ada Paslon yang bagi-bagi uang Rp 150 ribu dengan maksud minta dipilih, tentu masyarakat akan bertanya apakah harga diri mereka hanya seharga Rp 150 ribu, Apakah kepercayaan terhadap pemimpin mereka yang mengusung program pro rakyatnya akan mereka tukarkan dengan Rp 150 ribu.
Tentu sangat tidak logis, karena masyarakat hari ini sdh cerdas dan tidak bisa dibeli,” ujar Habib Banua.

Dengan parameter yang demikian makanya saya katakan bahwa Paslon yang bagi-bagi uang 150 ribu akan kalah, pungkasnya. (Red)





Baca Juga:  BBVet Wates Akan Lakukan Surveillance AMR terhadap Produk Peternakan

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top