Cawabup M. Alpiya Rakhman Menyapa Warga, Jalan Kaki Menuju Lokasi Kampanye Dialogis

Print Friendly, PDF & Email
M. Alpiya Rakhman (MAR) calon wakil bupati Tanah Bumbu menuju lokasi kampanye di RT05 Sungai Danau

SUAKA – BATULICIN. Lanjutan Kampanye dialogis pasangan calon   Syafruddin H Maming – M. Alpiya Rakhman dipenghujung putaran pertama pada Minggu, (01/11/2020) bersilaturahmi dikawasan RT05 Desa Sungai Danau kecamatan Satui kabupaten Tanah Bumbu yang mana kawasan itu tempat tinggal orang tua M. Alpiya Rakhman calon wakil bupati nomor urut 01.

Sebelum mendatangi lokasi kampanye M. Alpiya terlebih dahulu  sowan ke kediaman rumah orang tuanya yang kebetulan tak jauh dari lokasi kampanye, selanjutnya beliau bersama tim berjalan kaki menuju lokasi sosialisasi.

Warga setempat antusias menunggu kehadiran calon wakil bupati M. Alpiya Rakhman (MAR)

Adul (45) warga RT05 Sungai Danau kepada media ini mengungkapkan alasannya hadir ingin mendengar penyampaian program-program milik SHM-MAR terutama di bidang kesehatan yang ia yakini pasti berjalan apabila paslon yang ia dukung menang dipemilu kada nanti.

“Kami bersama warga setempat meyakini program andalan kesehatan paslon nomor 01 ini pasti berjalan, sebab program tersebut sudah pernah kami rasakan dikepemimpinan Bapak Mardani H Maming, kami ingin program itu kembali dilanjutkan oleh Syafruddin H Maming – M. Alpiya Rakhman,” ungkap warga yang sehari-harinya mereparasi perangkat elektronik.

Baca Juga:  Berdalih Dana Kas Kosong, Dinkes Tolak Bantu Sunatan Massal

Semantara M. Alpiya Rakhaman dalam kunjungan sosialisasinya menyampaikan program tridarma yakni dibidang kesehatan, pendidikan dan infrastruktur.

Terkait bidang kesehatan, kami ingin pelayanan kesehatan kembali gratis, dengan cara semua masyarakat Tanah bumbu didaftarkan BPJS dan dibayarkan primenya, untuk BPJS klas III karena kami sudah berhitung berapa pendapatan daerah sebelum kami menyusun program.

“Kami yakin mampu,karena sudah berhitung yakni kurang lebih 80 milyar, kenapa kami yakin mampu karena untuk membayar Jamkesda 50 sampai 60 milyar pertahun kita mampu, jadi hanya menambah 20 milyar. Dulu pendapatan daerah kita 1,2 Trilyun, mampu menggratiskan kesehatan dan sekarang pendapatan daerah kita sudah 1,7 Trilyun. Jadi tinggal kepala daerahnya saja lagi mau atau tidak berinovatif untuk masyarakat Tanah Bumbu,” jelas Alpiya. (barlis)





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top