Harhubnas 2020, BPTD Kalteng Gelar Lomba Burung Berkicau Perketat Protokol Kesehatan

Print Friendly, PDF & Email

SUAKA – PALANGKA RAYA. Terminal WA Gara Tipe A yang berada di ruas jalan lingkar luar atau biasa disebut ruas Mahir Mahar di padati para “Kicau Mania” gelaran lomba burung berkicau ini dalam rangka Memeriahkan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2020.

Untuk diketahui bahwa kegiatan dalam rangkaian Harhubnas 2020 ini di inisiasi oleh Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XVI Kalteng.

Sesi lomba burung berkicau ini diikuti oleh peserta bukan hanya Dari Kalimantan Tengah saja melainkan juga dari Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Jumlah peserta berkisar 350 orang dengan membawa burung sedikitnya ada 1.200 ekor burung berkicau dari semua jenis burung berkicau.

Lomba burung berkicau Harhubnas CUP 2020 mengangkat tema “Wujudkan Asa, Majukan Indonesia” dengan tetap mengedepankan kepatuhan terhadap protokol kesehatan Covid-19 yaitu selalu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Kepala BPTD Wilayah XVI Kalteng Buang Turasno, ATD., M.T, mengatakan, kegiatan lomba ini merupakan wujud dari menumbuhkan rasa persaudaraan baik korsa Perhubungan dan juga para pengemar atau kicau mania se Pulau Bornoe (Kalimantan-red).

Baca Juga:  Dua Menteri Dan Satu Wamen Lakukan Kunker Ke Kapuas Kalteng.

Selain mewujudkan rasa persaudaraan kegiatan ini juga untuk mewujudkan jiwa sportifitas dari semua peserta serta pada momentum kali ini juga untuk mensosialisasikan protokol kesehatan dalam kehidupan baru di masa pademi covid 19.

Buang juga mengatakan, Panitia Pelaksana juga sudah menyiapkan 10 titik tempat untuk mencuci tangan bagi peserta yang mengikuti lomba burung berkicau Harhubnas CUP 2020.

Selain itu dirinya menegaskan, bagi para peserta wajib menggunakan masker di arena perlombaan burung berkicau yang digelar pada hari ini.

“Marilah kita sama – sama menerapkan protokol kesehatan, gunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan. Juga kepada para suporter atau para peserta yang nanti burungnya di lombakan, agar menjaga jarak minimal 1 meter karena kita dipantau oleh satgas Kota Palangka Raya,” tutupnya di hadapan para peserta lomba. (Yohanes Eka Irawanto, SE).





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top