Aktivis Kalsel Berduka, Udin Kocak Dikabarkan Tutup Usia

Print Friendly, PDF & Email
Gambar almarhum H. Mahyuddin, SE (Udin Kocak)

انا لله وانا اليه راجعون

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un……

HAJI Mahyuddin SE, atau lebih dikenal dengan panggilan Udin Kocak telah meninggal dunia hari ini, Sabtu (19/09/20), di RS Marina Permata Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Kabar meninggalnya H Mahyuddin atau Mahyuddin MKC atau yang dikenal dengan nama Udin Kocak didapatkan dengan beredarnya kabar di Group WhatsApp.

Diketahui almarhum Udin Kocak ini merupakan seorang tokoh aktivis LSM di Kalsel juga yang bersangkutan sempat menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu Periode 2014-2019 dari Partai Nasdem.

Selamat jalan sahabat kami Udin Kocak, semoga antum Husnul Khatimah dan juga semoga ridha Allah menyertaimu, diampuni dosa-dosamu hingga diterima semua amal kebaikan Antum Ya Akhina. Al Fatihah…. Amin…, tulis HAJI Aspihani Ideris yang diketahui juga merupakan salah satu tokoh Aktivis / LSM Kalsel.

Ucapan belasungkawa pun juga berdatangan dari berbagai kalangan, baik dari pihak eksekutif, legeslatif, para kenalan maupun dari para sahabat mendiang Mahyuddin sendiri.

Baca Juga:  Wakil Bupati Kotabaru Andi Rudi Latif SH, Segera Lanjut Hasil Rapat Pengawasan Interan Keuangan Dan Pembangunan Tahun 2021

Informasi yang didapatkan, almarhum Mahyuddin alias Udin Kocak sebelumnya terjatuh di kamar mandi tempat rumah kediamannya. Dari itu almarhum langsung dibawa ke Rumah Sakit Marina Permata guna diberikan pertolongan, namun naas nasib beliau, umur tak ada yang tau kapan Malaikat Maut menjemput, akhirnya Udin Kocak tutup usia.

Allah SWT berfirman dalam surah Ali Imran ayat 185 berbunyi :

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۖ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

“Kullu nafsin dzaiqatul maut. Wa innama tuwaffauna ujurakum yaumal-qiyamati faman zuhziha ani-nari wa udkhilal-jannata faqad faaza. Wa mal hayatuddunya illa mata’ul-ghurur,”.

Artinya: “Setiap yang bernyawa pasti merasakan kematian. Dan sesungguhnya kalian akan dibayar dengan balasan penuh di hari kebangkitan. Maka barangsiapa yang telah dikeluarkan dari api negeraka dan diizinkan untuk masuk surga, sungguh dia sangat beruntung. Dan kehidupan dunia ini tidak lain adalah suatu tipuan,”

Mendiang Udin Kocak ini juga dikenal pandai meracik kuliner dari daging Kambing. Dan juga diketahui beberapa bulan yang lalu, mendiang sempat maju sebagai Bakal Calon Kepala Daerah Kabupaten Tanah Bumbu dari Jalur Perseorangan (independen), namun almarhum tidak lolos verifikasi faktual di KPU. (barlis)





Baca Juga:  Romondus Romi, SH : Pemekaran Provinsi KalTeng, Perlu Kah ?

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top