Dukung Pemenuhan Kebutuhan Dan Kompetensi Guru Produktif SMK Mitra, Indocement Berikan Sertifikasi Kompetensi Industri

Print Friendly, PDF & Email

SUAKA – KOTABARU. Sebanyak 4 (Empat) guru dari SMKS Kodeco Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu, mendapatkan sertifikasi kompetensi Teknik Pengelasan dari salah satu produsen semen Tiga Roda, PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Pabrik Tarjun yang berlokasi di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Perwakilan Manajemen Indocement Pabrik Tarjun, Restu Yuwono, mengatakan, sertifikasi ini dilakukan untuk memberikan standar kompetensi yang dibutuhkan industri.

“Sehingga bisa dijadikan bahan pembelajaran dan peningkatan pengetahuan keterampilan bagi peserta didik. Perusahaan dalam hal ini memberikan dampingan kepada SMK Mitra studi banding, training, magang untuk guru,” kata Restu, Jum’at, 11/09/2020.

Restu juga menuturkan dukungan ini diberikan untuk membantu dunia pendidikan agar lebih berkualitas sebagai bentuk kepedulian perusahaan melalui Corporate Social Reponsibility (CSR) sesuai dengan prinsip Sustainability Development Goals (SDGs) 2030 pada poin keempat, memastikan kualitas pendidikan yang inklusif dan adil serta mempromosikan kesempatan belajar seumur hidup bagi semua.

Sebagai bagian dari program Vokasi, hal ini juga dalam upaya mendukung program Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian RI sebagaimana Tag linenya “SDM Unggul Indonesia Maju dan Program Link n Match dengan industri, MoU – nya dimulai pada akhir 2018 yang lalu dan Perusahaan selalu komitmen dengan MoU ini karena kepedulian perusahaan terhadap pendidikan bagi siswa – siswa yang berada di Kalimantan Selatan,” tutur Restu dalam rilis diterima Media ini.

Baca Juga:  Dandim 1004 Kotabaru, Mengatakan Warga Indonesia Wajib Bela Negara

Lebih lanjut, Program ini juga bertujuan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia (SDM) agar memiliki kemampuan pengetahuan dan keterampilan terstandar yang relevan, antara proses pembelajaran disekolah dengan kebutuhan dunia usaha/industri termasuk kesiapan dari sekolah di era Industri 4.0.

“Kami mengajak para tenaga pendidik dan kependidikan untuk bersama – sama melakukan refocussing pendidikan vokasi, dengan terus meningkatkan kemampuan akan keterampilan dan kompetensi mengajar yang dimiliki sesuai dengan perkembangan sains dan teknologi,” tambah dia.

“Yang tak kalah pentingnya adalah pelaksanaannya tetap menjalankan dan memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, seperti menjaga jarak fisik, menggunakan masker dan alat pelindung diri (APD) serta wajib mencuci tangan dengan sabun air mengalir saat beraktivitas,” kata Restu Yuwono.

Kepala SMKS Kodeco Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu melalui Wakasek Wahyu Linardi, MT, sangat mengapresiasi dengan program yang telah dijalankan oleh perusahaan lewat program ini, tuturnya.

“Sudah empat guru kami memperoleh sertifikasi kompetensi dari industri. mewakili kepala sekolah kami merasa bangga dengan pencapaian itu.

Baca Juga:  DPCC PMKRI Balikpapan Gelar POF

“Adanya MoU ini pendidikan untuk siswa kami menjadi lebih baik,” tuturnya.

Saat ini, Wahyu mengatakan kebutuhan dari pihak industri akan mulai teratasi dengan kerjasama pendidikan vokasi ini. Saat ini bidang kompetensi, yaitu Guru Teknik Pengelasan di SMK Kami, ungkapnya.

Salah satu guru produktif SMKS Kodeco Simpang Empat mendapatkan sertifikasi kompetensi Industri, Heru Purnomo, ST mengungkapkan terima kasih kepada perusahaan yang telah membimbing dan memberikan sertifikasi kompetensi industri ini dalam rangka menyiapkan guru dan tenaga kependidikan SMK yang terampil dan berkualitas serta menjadi tenaga pengajar yang handal profesional sesuai dengan tuntutan program vokasi di industri. (dam/dn)





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top