Sekertaris Tim Gugus Tugas P3 Covid- 19 Kotabaru Drs H. Said Akhmad Angkat Bicara

Print Friendly, PDF & Email

SUAKA – KOTABARU. Klarifikasi Pemberitaan yang sempat tayang di Televisi menghebohkan warga Kabupaten Kotabaru bahwa ada 5 Orang yang terinfeksi Virus Covid -19. Kemudian awak media mendengar hal ini langsung mengklarifikasi pemberitaan yang sangat meresahkan warga Kotabaru.

Pada saat di temui awak media dikediaman nya Sekertaris Tim Gugus Tugas P3 Covid- 19 Kotabaru Drs H. Said Akhmad angkat bicara mengenai hal ini pemberitaan yang meresahkan warga Kotabaru, karena berita tersebut tidak benar atau Hoak ucap, Said Akhmad.

” Saya sudah melaporkan ke Kapolres Kotabaru yang mana yang bersangkutan sudah membuat pemberitaan karena salah Abdet. Bahwa Kapolres sudah mempertayakan yang bersangkutan dari Metro Tv dan besok akan kembali lagi tayang di telivisi untuk klarifikasi pada pemberitaan tentang Covid- 19 di Kabupaten Kotabaru, Ucap Said Akhmad.

Kata, Said Akhmad”Karena hasilnya belum ada dipastikan, tetapi sudah dinyatakan Positif ke lima orang ini , karena dari pihak keluarganya yang merasa resah mendengar pemberitaan ini yang membuat heboh bagi masyarakat Kotabaru kalo bisa jangan sampai ini terjadi lagi,” Ungkap Said Akhmad.

Baca Juga:  Kapolda DIY Minta Anggota Santun Saat Opearsi Progo 2021

Kemaren Saya bersama Bupati Kotabaru dan Forkopimda membersihkan Rumah sakit Stagen yang baru di bangun, untuk digunakan persiapan isolasi bagi yang orang dalam pengawasan ( ODP) Jelas Sekda.

Karena kita sudah mengirim ke-Banjarmasin sample darahnya,
untuk diperikasa Laboratium, maka kita akan tunggu hasilnya pada hari jumat nanti, Mudah – mudahan semoga hasilnya negatif,”katanya.

Said Akhmad ” menambahkan menghimbau kepada masyarakat Kotabaru tolong jangan resah dan risau terkait pemberitaan tersebut di televisi bahwa tidak benar atau Hoak.

Masyarakat Kotabaru agar selalu menjaga kesehatan dan kebersihan pada diri kita sendiri hindari berkumpul orang banyak dan jaga jarak untuk mengantisipasi dan Pencegahan memutus mata rantai penyebaran virus Corona (Covid -19). Mulai dari tingkat desa Kecamatan dan Kabupaten. Tutupnya (yans)





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top