Kalimantan  Selatan, QRIS UNGGUL di Puncak Pekan  QRIS Nasional  2020 ” Hayuk Lajui Pakai QRIS “

Print Friendly, PDF & Email

BANJARMASIN, SuaraKalimantan.com – Diselenggarakan Pekan QRIS untuk menyebarluaskan mengenai implementasi kebijakan BI terbaru terkait standarisasi QR code pembayaran nasional, yaitu Quick Response Code Indonesia Standard atau disingkat QRIS.

Pekan QRIS adalah bagian dari kegiatan nasional yang serentak dilaksanakan Bank Indonesia (BI) di seluruh Kantor Perwakilan (KPw) BI se-Indonesia dengan rangkaian kegiatan yang terdiri dari Pre-Event (2-8 Maret 2020), Main Event (9-13 Maret 2020) dan ditutup dengan Puncak Acara pada tanggal 14-15 Maret 2020.

Demikian BI bersama stakeholders berupaya mengintegrasikan dan mempermudah proses pembayaran menggunakan QR code yang memenuhi standar, menjembatani masyarakat bertransaksi nontunai menggunakan uang/dompet elektronik dan mobile banking secara aman, nyaman, dan praktis.

Disamping Dengan QRIS, apapun aplikasi/akun yang dimiliki merchant, hanya satu QR code-nya. QR code yang berstandar QRIS bisa dipakai di berbagai aplikasi/akun uang elektronik karena sudah terkoneksi langsung antar Penyedia Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) termasuk perbankan.

Dan Sampai dengan awal tahun 2020, terdapat + 22.500 merchant yang telah menggunakan QRIS, dengan target yakni 15 juta merchant yang menggunakan QRIS secara nasional di tahun 2020.

Baca Juga:  Kisruh Pemilihan Komisioner KPUD Sarmi, Masyarakat Adat Sarmi Mengadu ke KPU Pusat

Juga Rangkaian pekan QRIS yang telah dilaksanakan sampai saat ini terdiri dari beberapa kegiatan yaitu Pre-Event melalui sosialisasi di media radio dan tv dari tanggal 2-6 Maret 2020, temu wartawan, peresmian QRIS di Masjid Raya Sabilal Muhtadin dan Kuliah Umum di FEB Universitas Lambung Mangkurat.

Main Event dilakukan dalam bentuk sosialisasi di beberapa tempat antara lain Duta Mall, SMAN 1 dan 2, Bakeuda Pemprov Kalsel, UIN Antasari, Mesjid Sabilal Muhtadin dan Pasar Tradisional Antasari. Selain sosialisasi dari Bank Indonesia, narasumber Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) juga dilibatkan untuk turut hadir pada acara tersebut.

Selain mengadakan sosialiasasi, KPw BI Provinsi Kalimantan Selatan juga mengadakan perlombaan foto, video, TikTok Challenge dan pemilihan Duta QRIS 2020.

Perlombaan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat luas, khususnya generasi muda, untuk menggunakan QRIS saat melakukan pembayaran digital dan menyebarluaskan keunggulan QRIS dengan membuat konten kreatif. Terdapat pula pengundian doorprize bagi pengunjung Food Festival yang telah melakukan pembayaran menggunakan QRIS.

Baca Juga:  Protes Penembakan Laskar FPI, Warga Kalsel Dipanggil Polisi

Selama Puncak Pekan QRIS sebanyak 27 merchant dan 9 PJSP telah terlibat, yaitu OVO, BSM, BRI, Mandiri, Sinarmas, BPD Kalsel, BNI, Maybank dan BCA. Tercatat sebanyak + 963 transaksi via QRIS di merchant yang ada di Food Festival dan 173 merchant telah mendaftarkan diri di booth-booth PJSP untuk menjalani proses on boarding menjadi merchant QRIS.

Bank Indonesia akan terus berupaya memperkuat sistem pembayaran nasional, demi satu tujuan bersama menuju Indonesia menjadi negara maju yang memiliki sistem pembayaran berbasis digital yang Universal, Gampang, Untung, dan Langsung.(hms bi/@tim)





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top