Hujan Semalam Bikin Repot Anak Kost Walikota Kerja Keras Atasi Banjir

Print Friendly, PDF & Email

SUAKA, Palangka Raya – Memasuki musim penghujan di bulan Desember tahun 2019 cukup membuat repot anak anak kost yang rata rata masih bersatus Mahasiswa di sejumlah Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta ternama di Kota Cantik Palangka Raya.

Hujan dalam tempo 4-5 jam mengakibatkan banjir di pemukiman warga dan juga mengenangi jalan utama dalam Kota “Cantik” Palangka Raya.

Keberadaan saluran sekunder, primer dan tersier belum cukup mampu mengurangi dampak hujan yang berujung pada cerita sedih yaitu terendamnya kost Mahasiswa, rumah warga dan juga halaman perkantoran.

Perihal upaya dan atau langkah Pemerintah Kota Palangka Raya (Pemko) dan juga Pemerintah Provinsi Kalteng memperbaiki saluran drainase masih belum memuaskan banyak warga dengan bukti masih adanya banjir dimaksud.

Walaupun sesuai pantauan media online Suara Kalimantan dibeberapa titik banjir tidak terlalu lama air yang mengenangi di ruas jalan utama juga segera menghilang dari permukaan aspal dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Ada perbedaan memang banjir musiman tahun 2019 dengan tahun 2014 yang lalu, minimal perlahan namun bisa dipastikan pembebasan kota dari yang nama nya banjir musiman di musim penghujan tahun ini terlihat membuah kan hasil positif yaitu air segera mengalir dari saluran yang sudah terkoneksi baik tersier, sekunder dan primer.

Baca Juga:  96 Pemancing Mania Ngumpul Di-Pemacingan Dohong

Banjir musiman ini tentunya mendapatkan nada pro dan kontra dari warga net yang ada, satu misal anak kost memasang status dan atau storinya membuat video menggunakan helm, bercelana pendek dan bertelanjang dada bergaya sedang berada di kolam renang pada hal dalam vedio berdurasi pendek ini memperlihatkan kamar kost yang terendam banjir.

Begitu juga perumahan warga ada saja yang ikutan terendam banjir dalam video yang terpantau pukul 4.50 wib pagi hari membersihkan samping rumah baik bapak, ibu maupun anak anak nya.

Komentar lain, TT kost bebas banjir dengan kost kebajiran, umpatan nada jengkel, memberikan masukan pun juga beredar luas di seputar warga net areal Kota Palangka Raya.

Sementara itu dikutip dari berbagi media online

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin berjanji menuntaskan masalah banjir yang setiap tahun berulang di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah.

“Contohnya di APBD 2019 dan 2020 menjadi prioritas. Bahkan hampir setengah APBD digunakan untuk menuntaskan permasalahan drainase di Kota Palangka Raya,” kata Fairid dalam pernyataan tertulis yang diterima Antara di Palangka Raya, Rabu.

Baca Juga:  Gubernur Buka Kongres DAS Dayak I

Ia juga meminta maaf kepada warga, karena banjir menggenangi sebagian kota setelah hujan lebat yang turun sejak malam hingga Rabu (4/12) pagi.

“Kepada seluruh warga Kota Palangka Raya, atas nama pribadi dan Pemerintah Kota saya meminta maaf setinggi-tingginya atas musibah banjir yang menimpa sejumlah wilayah di Kota Palangka Raya hari ini,” katanya. #SUAKA

Penulis : Yohanes Eka Irawanto, SE





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top