Jembatan Ambruk Dan Rusak Diusulkan Dalam Musrembang Desa Tahun 2020

Print Friendly, PDF & Email

KOTABARU, Suarakalimantan.com – Bangunan jembatan kayu sepanjang kurang lebih 50 meter di jalan Malioboro, Desa Hilir Muara RT.09 Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru sangat memperihatinkan. di sebabkan kayu penyangga sudah rusak dan hilang sehingga membuat jembatan ambruk.

Yang lebih paranya lagi papan jembatan banyak yang lepas dan diperkirakan kurang lebih satu minggu ini tidak bisa lagi dilewati kendaraan atau penjalan kaki.

Ungkap, salah satu warga tidak mau disebut namanya. Selayaknya ada beberapa jembatan yang harus diperbaiki diantaranya RT.06. RT.07 dan RT.09 itu sendiri karena merupakan jalan utama yang tiap hari dilalui baik siang ataupun malam hari. Tukasnya. Senin (30/09/2019) di Desa Hilir Muara Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan.

“Bila nanti beberapa jembatan yang ada di Desa Hilir Muara tidak segera diperbaiki maka menjadi perhatian khusus oleh masyarakat pengguna jalan dan akan menjadi asumsi Publik”.
Ambruknya bangunan jembatan di RT.09 diakibatkan bangunan sudah lama, dan juga disebabkan ombak besar dan bila terjadi pasang air laut. yang menjadi perhatian lagi, ambruknya jembatan ini tidak jauh dari rumah Kepala Desa Hilir Muara H. Nurdin. Ungkapnya.





Baca Juga:  Makam Raja Sigam Pulau Laut Kembali Di - Rehap Ini Buktinya

Dan Juga Selaku awak media Suarakalimantan.com, melalui Telpon selulernya menghubungi, Muhammad Arif SH.MH. Selaku Anggota DPRD Kotabaru dan juga warga Desa Hilir Muara, Selasa (01/10/2019) ikut menambahkan. Bahwa jembatan yang rusak dan ambruk akan diusulkan dalam musrembang desa pada tahun 2020. Terangnya.

” Karena untuk tahun 2019 sudah tidak bisa lagi dikerjakan termasuk jembatan ambruk atau pun jembatan rusak yang ada dilokasi RT.09 dan RT.07, untuk itu insya allah tahun 2020 sudah bisa dikerjakan, sebab setiap usulan pembangunan harus melalui musrembang Desa”. Tandasnya. (dam/wan).

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top