Poltek Kotabaru Mampu Bersaing Pasar Kerja, Terbukti Terserap 70 Sampai 80 %

Print Friendly, PDF & Email

KOTABARU, Suarakalimantan.com – Direktur Politeknik (Poltek) Kotabaru Ibnu Faozi, mengatakan dari empat jurusan yang ada di Poltek yaitu Teknik Sipil, Teknik Listrik, Teknik Mesin dan Administrasi masih sangat diminati dari 21 Kecamatan di wilayah kabupaten Kotabaru, terbukti tahun ke tahun mahasiswa semakin meningkat.

Mengenai tambahan bangunan gedung Poltek masih berupa bantuan dari pihak perusahaan, Iya Pernah mengajukan kepemerintah daerah melalui Bupati Kotabaru untuk dapat dibantu bangunan gedung untuk tempat alat praktek (Worksop) karena sangat penting juga sebab, Teknik Listrik dan Teknik Mesin masih bergambung, jadi bila ada bangunannya akan menjadi luas dan bahkan bisa atur agar ada ruang belajar. Tutur Ibnu kepada awak media diruang kerjanya, Selasa (17/09/2019).

“Tapi, dalam hal bantuan Pemkab kotabaru kita tidak bisa terlalu bisa berharap, apalagi Kas lagi tidak memungkinkan, jadi harus sabar karena perlu pahami bahwa masih ada yang skala Prioritas harus dibangun walaupun pendidikan juga termasuk skala Prioritas”.

Alumni Poltek sudah mampu berusaha mandiri, dengan bekali ilmu dan kompetensi yang dimiliki, sehingga mampu bersaing, dibuktikan sampai saat ini lulusan Poltek mampu menyerap tenaga kerja yang tersebar dibeberapa perusahaan. sesuai hasil pencapain kelulusan, jadi sekitar 70 sampai 80 persen sudah terserap di pasar kerja.

Baca Juga:  PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Plant Tarjun Bantu Korban Banjir Juga Tim Kesehatan

Lulusan anak sekolah banyak berminat penimba ilmu Poltek karena mudah mendapat lapangan pekerjaan termasuk bila melakukan pranktek Lapangan (PKL) dan masih bagus, bahkan makin meningkat dari Empat jurusan yang ada di Poltek Kotabaru.

Seiring dengan peningkatan peminat, Ibnu juga berharap ada peningkatan prasarana penunjang untuk kampus. Seperti sekarang yang diharapkannya adalah adanya penambahan ruang Worksop dan ruang laboraturium.

“Mengenai jurusan Ibnu mengatakan saat ini tidak ada penambahan dulu tapi tidak tutup kemungkinan sering jalannya kemajuan teknologi yang harus membuka jurusan baru”.

Sementara yang ada bantuan yang berjalan adalah berupa beasiswa dari CSR baik beasiswa jalur Prestasi dan jalur tidak mampu, juga ada yang berupa bantuan sarana prasarananya”. Pungkasnya. (wan)





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top