Dosen Fakultas Hukum UNISKA Pimpin P3HI Lima Tahun Kedepan

Print Friendly, PDF & Email
Keterangan foto Pelantikan Pengurus DPP P3HI, Banjarmasin, (4/8/2019)

SuaraKalimantan.Com – Banjarmasin. Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Kalimantan (UNISKA), H Aspihani Ideris SAP SH MH dipercaya untuk memimpin Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Pengacara dan Penasehat Hukum Indonesia (DPP P3HI) untuk masa bakti 2019-2024. Pelantikan pengurus dilaksanakan di Hotel Jelita Banjarmasin, Minggu (8/9) yang dilantik oleh Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof Dr HM Hadin Muhjad SH MHum sebagai Ketua Dewan Penasehat DPP P3HI.

Ketua Umum P3HI

Usai melantik Ketum P3HI dan Pengurus DPP P3HI masa bakti 2019-2024 lima tahun kedepan, Hadin Muhjad berharap, organisasi advokat yang didirikan di Banjarmasin ini bertindak profesional. “Kita bertindak profesional, karenanya saya berharap P3HI ini akan meningkatkan terus kualitas anggotanya agar dipercaya masyarakat. Karena semakin tinggi kepercayaan, semakin laku dicari dan dibutuhkan,” katanya.

Hadin menjelaskan, seseorang yang berprofesi advokat itu, sekarang ini sudah masuk jajaran penegak hukum yang setara dengan jaksa, polisi, hakim. Sebagai penegak hukum, maka advokat P3HI harus terlibat persoalan-persoalan tentang keadilan, kepastian hukum, kemanfaatan yang ada tiga pilar hukum itu.

“Mungkin nanti ada program yang dilakukan organisasi advokat P3HI walaupun para advokat ini ada jasa yang didapatkan, yaitu mendapat imbalan tapi sebagai penegak hukum mereka juga harus melihat masyarakat miskin yang memerlukan bantuan hukum. Karenanya nanti advokat P3HI mempunyai banyak program untuk membantu masyarakat seperti LKBH, ada bantuan hukumnya,” ujarnya.

Baca Juga:  Molornya Proyek Balai Pembibitan Ternak Unggul, Mendapat Kritikan Tokoh LSM Kalsel 

Sementara Ketua Umum P3HI terpilih H Aspihani Ideris SAP SH MH mengaku sangat bersyukur dan berjanji menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab.

“Alhamdulillah kita dipercayakan oleh kawan-kawan sebagai Ketua Umum DPP P3HI. Selain itupun untuk melaksanakan rekomendasi dari hasil rapat pleno DPP diantaranya yakni DPP sekarang berubah menjadi DPN (Dewan Pimpinan Nasional) Perkumpulan Pengacara dan Penasehat Hukum Indonesia disingkat P3HI juga mungkin akan merubah logo organisasi. Dimana dilaksanakan pada tanggal 3-4 September guna memutuskan saya penerima mandat sebagai Ketua Umum DPP P3HI masa bakti 2019 -2020,” katanya.

Tokoh pergerakan Kalimantan ini mengatakan, hasil Munaslub hari ini keinginan tersebut sudah tercapai dan saya dikukuhkan sebagai Ketua Umum, dengan di bantu Sekretaris Jenderal Wijiono dan Bendahara Umum H Marli.

“Kami berharap P3HI ke depan bisa berkembang dan kami berupaya memperlihatkan profesionalisme advokat artinya kinerja kami sebagai pimpinan organisasi advokat ini akan kami tunjukan walaupun kami organisasi advokat ini baru lahir namun akan kami buktikan bahwa kami bisa dan mampu bertahan untuk berbuat secara profesionalisme, kalau bisa number one,” katanya.

Baca Juga:  Irfan Idham: Mardani Tak Ada Kaitannya Dengan Raden Dwijono, Dugaan Korupsi Izin Tambang

Aspihani menjabarkan, dari 31 organisasi advokat yang ada di Indonesia, P3HI satu-satunya organisasi advokat yang didirikan, dibentuk, dilahirkan dan di notaris kan di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan oleh anak-anak Kalimantan dengan domisili di Banjarmasin. Berarti ini merupakan sebuah awal kebangkitan Kalimantan Selatan pada khususnya dan Borneo pada umumnya.

“Kita berharap tokoh-tokoh di Kalimantan ini bisa bergerak baik dibidang profesi hukum maupun profesi lainnya. Bahwa orang kalimantan itu mampu untuk berkarya dan mampu terdepan ditingkat nasional,” ujarnya.

Laki-laki kelahiran Gudang Hirang, Kecamatan Sungai Tabuk (Banjar) 23 Januari 1975 inipun mengatakan, ia akan merangkul para advokat senior di Kalimantan Selatan untuk bergabung di organisasi advokat P3HI.

“P3HI ini adalah aset kita bersama, walaupun disaat berencana mendirikan organisasi advokat di Kalimantan Selatan ini saya sudah mengajak sejumlah advokat senior di Banjarmasin walaupun mereka enggan alias menolaknya, dan setelah terbentuknya organisasi advokat ini saya akan tetap merangkul para advokat senior kembali untuk bersama-sama membesarkan. Mohon doanya saja semoga mereka berkenan bergabung di OA P3HI yang merupakan organisasi asli bentukan anak banua, Insya Allah saya akan mengajak kembali bang Abdullah Saleh, Taufik Hidayah, Abdul Hakim, Hamdan Taufiq dan lainnya untuk bergabung membawa P3HI ini ke kancah nasional, kan mereka sudah sangat senior, lagian mereka itu adalah sahabat dekat saya sendiri. Insya Allah bersama mereka P3HI akan lebih besar lagi,” harap Aspihani.

Baca Juga:  Madani Islamic Forum Bahas Kritik Ibnu Taimiyah Terhadap Logika Aristoteles

Menurut Aspihani, P3HI diharapkan bisa membawa harum nama baik bumi Kalimantan bisa berdikari di kancah nasional dan harapan internasional. Disisi lain Aspihani pun mengajak para advokat senior dan para mereka yang berlatar pendidikan tinggi hukum khususnya di Kalimantan Selatan untuk bersama-sama membangun dan memajukan organisasi advokat P3HI tersebut.

“Kongkritnya P3HI ini adalah milik kita bersama, dan semoga kita bisa berbuat yang terbaik untuk Kalimantan Selatan khususnya dan Indonesia pada umumnya. Dari itu setelah pelantikan ini kita akan menyampaikan keberadaan P3HI ini di institusi negara seperti Mahkamah Agung, Polri, KPK, dan lain sebagainya ditembuskan ke masing-masing daerah 34 provinsi yang ada di Indonesia ini. Selebihnya saya mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada ayahda Prof Dr HM Hadin Muhjad SH MHum, ayahda H Suripno Sumas SH MH dan ayahda Dr H Supian HK SH MH, atas dukungan dan dorongan beliau-beliau hingga terbentuknya organisasi advokat P3HI ini di Kalimantan Selatan,” pungkasnya.

Jurnalis: Muhammad Hatim Darmawi





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top