Tebar Kebaikan, 3Roda Community Bersama Komunitas Sosial Bantu Warga Penderita Penyakit Lumpuh.

Print Friendly, PDF & Email

KOTABARU, Suarakalimantan.com – Sebagai wujud kepedulian antar sesama, 3Roda Community bersinergi dengan beberapa komunitas sosial di Kabupaten Kotabaru, salah satunya komunitas Bikers Subuhan Kotabaru (BSK) menggelar bakti sosial, menyambangi rumah seorang remaja yang menderita lumpuh di Jalan Raya Stagen KM.6, Desa Sei.Taib, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Jum’at (05/07/2019) Malam.

Ia adalah Muhammad Hafidz. Remaja yang masih berusia 27 tahun ini diketahui telah mengalami kelumpuhan sejak 2010, sekitar 9 Tahun yang lalu terbaring sakit, dimana ia hidup dalam keterbatasan ekonomi bersama sang ibu Umi Lathifah, Usia 61 Tahun yang juga saat ini mengidap penyakit Tumor Usus, hanya bekerja sebagai Tukang Pijat Tradisional saja.

Kedatangan Tim 3Roda Community bersama komunitas sosial ini pun disambut penuh hangat dan sukacita oleh sang adik dan keluarga yang sudah berusaha memberikan yang terbaik untuk Hafidz selama ini.

Rasa empati pun nampak terlihat jelas di raut wajah Tim 3Roda Community, saat melihat langsung Hafidz yang saat itu dalam kondisi terbaring layu, anggota Tim pun memberikan support kepada sang adik untuk tetap semangat dalam merawat dan mengasihi serta menjaga sang kakak.

Baca Juga:  Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Tapin

“Tetap semangat, ya Dik Fahmi. Rawat Hafidz dengan penuh kasih sayang,” tambahnya.

Kepada awak media Suarakalimantan.com, Perwakilan Koordinator Tim 3Roda Community, Akhmad Mauliansyah dan Hamidan, mengatakan bahwa Timnya sebelumnya mendapatkan informasi dari warga masyarakat bahwa ada seorang remaja mengalami kelumpuhan dan ibunya yang sedang mengalami sakit tumor.

Kami pun menyambangi karena mendapat informasi bahwa anak tersebut sedang sakit lumpuh dan belum mendapatkan pengobatan secara medis, terang Mully.

Kami juga bersama Tim 3Roda Community, melakukan penggalangan dana giat sosial dari beberapa karyawan yang berdomisili di kotabaru dan beberapa department di PT. ITP, Tbk Pabrik Tarjun untuk memberikan bantuan dan santunan kepada keluarga Muhammad Hafidz, salah satu warga masyarakat Kotabaru tidak mampu yang mengalami kelumpuhan.

Sejumlah bantuan berupa sembako dan santunan uang tunai pun diberikan Tim 3Roda Community dalam kunjungannya tersebut.

“Apa yang kami lakukan ini adalah wujud peduli kami terhadap sesama, semoga sang adik agar bisa diberi kekuatan dan kesehatan selalu untuk merawat kakaknya Hafidz,” ujar Mully.

Baca Juga:  Eksekutif dan Legeslatif Saat Paripurna Sumbang Penderita Leukemia

Mully juga memberikan support kepada sang adik, Maghribi Fahmi dan keluarganya untuk tetap semangat dalam merawat dan mengasihi kakaknya tersebut sembari memegang tangan kakaknya yang sudah terbaring di tempat tidur.

Nasib remaja ini cukup memprihatinkan, kondisi kesehatannya yang terus menurun, kata Mully.

Sebenarnya, Muhammad Hafidz lahir normal. Bahkan, pada usia 17 tahun pun Hafidz sempat menyandang predikat juara kelas di sekolahnya dan merupakan anak yang cukup cerdas, Namun, setelah itu, Hafidz akibat kecelakaan yang menimpanya, kesehatan Hafidz terus menurun, hingga sembilan tahun kemudian mengalami kelumpuhan sampai sekarang, “semoga apa yang kami berikan ini dapat bermanfaat dan mendapat keberkahan untuk meringankan beban keluarganya,” ungkap Mully.

Mully menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan beberapa komunitas sosial lainnya yang ada di wilayah Kotabaru serta instansi pemerintah yang terkait untuk membantu Hafidz mendapatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang layak sehingga penyakitnya dapat disembuhkan.

Ungkapan terima kasih apresiasi setinggi-tingginya pun tak henti-hentinya juga diutarakan sang adik, Maghribi Fahmi, mantan karyawan Indomaret, atas kepedulian Tim 3Roda Community serta beberapa komunitas lainnya, para tetangga di lingkungan RT-nya dan juga beberapa perusahaan yang membantu dan meringankan beban kakak dan ibunya yang sedang menderita sakit.

Baca Juga:  Yusril Nilai Saksi Ahli Dari Gubernur Kalsel Tidak Jelas dan Jawabnya Tidak Relevan

“Terima kasih atas waktu luangnya untuk mengunjungi kami serta bantuan dan santunan yang telah di salurkan kepada keluarga kami,” ucapnya seraya menceritakan kisah Hafidz sebelum sakit.

“Fahmi juga berharap, mudahan kedepannya kakak dan ibunya dapat disembuhkan dan banyak pihak lagi yang membantu,” pungkasnya. (dam/dni).





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top