JALAN UTAMA KECAMATAN PAMUKAN SELATAN RUSAK PARAH

Print Friendly, PDF & Email

KOTABARU, Suara kalimantan.com – hujan yang terus – menerus beberapa minggu lalu mengakibatkan jalan utama Kecamatan Pamukan Selatan Kabupaten Kotabaru semakin rusak parah.

Setiap kendaraan yang melintas sering terjebak dan terperosok ke dalam lumpur, sehingga terpaksa warga saling bahu membahu mendorong mobil agar bisa lolos dari lumpur.

Menurut Eko salah seorang warga menjelaskan kepada Awak media Suara kalimantan.com, saya sering kali menemui mobil – mobil yang terjebak yang terpaksa menginap berhari – hari di lokasi.

Jalan tersebut merupakan satu – satunya akses yang menghubungkan beberapa desa yakni Desa Sukadana, Sekandis, Gunung Calang, Talusi, Sakalimau, Mulyodadi, yang termasuk dalam wilayah Kecamatan Pamukan Selatan bagian daratan seberang pemerintahan Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan.

Kejadian ini sering sekali di alami warga ketika hujan melanda, hampir setiap hari mereka berjibaku dengan lumpur ketika melintasi jalan tersebut.

“dari dulu sampai kini jalan Kecamatan Pamukan Selatan ini tak banyak perubahan, Setiap hari warga berjibaku melintasi kubangan lumpur jalan terutama saat hujan,” bebernya Senin (17/06/2019).

Baca Juga:  Swadek Rescue FKPPI Kalsel ikuti Bintek (Bimbingan Tekhnis)

Sementara menurut H. Berahim Selaku (kades tanjung samalantakan), akses ke Kecamatan di ruas tanjung Samalantakan ke Mulyodadi juga rusak parah bahkan jembatan yang patah tahun kemarin dan sudah digotong royongi masyarakat dengan kondisi sangat darurat juga perlu diperhatikan untuk diperbaiki, karena jembatan adalah termasuk sarana pendukung jalan. Ujarnya.

Suryaman Kades Sukadana juga menyampaikan” harapan warga kami disini agar Pemerintah Kabupaten Kotabaru secepatnya memperbaiki jalan tersebut jangan sampai tertunda seperti tahun sebelumnya karena sebelumnya pernah gagal,” katanya.

Royce Ridwan selaku kasi jalan wilayah III dinas bina marga dan sumber daya air, juga mengatakan” kami masih nunggu, intinya kami belum bisa melaksanakan kegiatan karena prosesnya ada di pokja,” jelasnya.





Rahmat Nurdin sebagai kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) juga menjelaskan” itu sudah di programkan masih dalam tahap evaluasi karena yang ditender bukan itu saja ada sekitar 80 paket lebih, sementara kita Sumber daya manusia (SDM) kita terbatas namun insya allah bulan ini selesai mudah – mudahan tidak ada kendala,”pungkasnya. (Syir/dam).

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top