Kapolda Kalsel Berikan Penghargaan dan Santunan Kepada Anggota Polri, Gugur Dalam Tugas Pemilu

Print Friendly, PDF & Email

BANJARMASIN, Suarakalimantan. com – Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si diwakili Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Aneka Pristafuddin memberikan penghargaan/rewrad dan santunan kepada keluarga anggota Polri di wilayah hukumnya yang gugur dalam pelaksanaan tugas pengamanan Pemilu 2019.
Pemberian penghargaan dari Menteri Dalam Negeri dan santunan oleh PT. ASABRI tersebut berlangsung di Lapangan Polda Kalsel dengan dihadiri Irwasda, Pejabat Utama, Anggota Polri dan ASN Polri Polda Kalsel, Senin (20/5/2019) pukul 07.00 Wita.

“Kami keluarga besar Polda Kalsel menyampaikan, turut berduka cita dimana satu anggota Bhayangkara Polda Kalsel gugur dalam menjaga Pesta Demokrasi tahun 2019 ini, untuk itu saya mengusulkan agar Almarhum mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D, sehingga ini menjadi kewajiban saya, untuk mengusulkan anggota gugur dalam tugas kepada Bapak Kapolri agar naik pangkat setingkat lebih tinggi dan sudah keluar surat keputusan dari Bapak Kapolri untuk anggota Bhayangkara tersebut,” ujar Kapolda Kalsel.

Baca Juga:  Teras Narang : Pemerintah Sudah Lakukan Yang Terbaik untuk Pendidikan di Papua

Anggota Bhayangkara Polda Kalsel yang gugur dalam bertugas pengamanan Pemilu 2019 Almarhum Bripka Anumerta Arie Adrian Winatha, personel Biro Ops Polda Kalsel. Selain mengusulkan kenaikan pangkat, Kapolda pun memberi santunan. Kapolda menjelaskan, santunan bukan bicara nominal, tapi kewajibannya mengurus dan menyampaikan hak-hak anggota tepat waktu kepada ahli warisnya.” jelas Kapolda.

Sementara itu Ny. Yolanda Febrianti, istri Almarhum Bripka Anumerta Arie Adrian Winatha menyampaikan terima kasih kepada Kapolri dan Kapolda Kalsel atas perhatiannya kepada keluarga serta atas apresiasi naik pangkat satu tingkat kepada suami. “Saya dari keluarga mohon maaf bila selama berdinas, suami saya mungkin melakukan kesalahan, saya sebagai pihak keluarga mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ucap Ny. Yolanda Febrianti. (Humas Polda Kalsel)

Editor : M. Hatim.





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top