ACT Kalsel, MRI dan Komunitas Giat Sosial Kotabaru Ajak Warga Kuatkan Palestina

Print Friendly, PDF & Email

SUAKA – KOTABARU. Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalimantan Selatan bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) dan beberapa Komunitas Giat Sosial Kotabaru lainnya menggelar program kemanusiaan untuk Palestina selama 3 hari yang dimulai tgl 18-21 April 2019 dengan mengunjungi beberapa Masjid di Kabupaten Kotabaru seperti Masjid At Taubah, Masjid Al Istiqomah, Masjid Miftahul Jannah, Masjid Agung Husnul Khatimah dan Masjid Al Jihad.

Kegiatan juga berlangsung penggalangan dana di SDIT Al Izzah, melalui Dongeng Kemanusiaan di SDN Sungai Taib dan Taman Siring Laut bersama Kampoeng Dongeng Kotabaru dan Kegiatan ditutup di Sekretariat PPA LC Kotabaru, yang beralamat di Jalan Mega Indah Desa Semayap Kotabaru, dengan menghadirkan Syeikh Samir Al Naffar dari Palestina dan peterjemah Ust. Abdus Shomad, Alumni Al Azhar Kairo, Mesir untuk bisa menyapa warga Kalsel, khususnya Kabupaten Kotabaru.

Muhammad Ridha Wardhana, Patnership ACT Kalsel Mengatakan Kegiatan Roadshow, Safari Dakwah ini perdana pelaksanaannya di Kabupaten Kotabaru, Tim ACT (Aksi Cepat Tanggap) Perwakilan Kalsel Care for Humanity bersinergi bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) beserta Komunitas pegiat Sosial Lainnya seperti Komunitas Lazismu, HBS, GJBK, BSK, MBK, WMC, PPA LC, Pendaki Saijaan, Al Izzah.

Baca Juga:  Bupati Kotabaru Kembali Panen Raya Padi Sawah Perdana Di-Desa Bakau

“Tujuan kegiatan ini dalam rangka Penggalangan dana dilakukan baik di mesjid-mesjid maupun di jalan untuk membantu negara Palestina yang sekarang ini sangat memperihatinkan, untuk itu melalui ACT bantuan tersebut langsung disalurkan ke Posko ACT Perwakilan Indonesia di Palestina untuk membantu kemanusiaan disana dan dana yang telah terkumpul di Kabupaten Kotabaru “Alhamdullah” sudah mencapai hampir +/- 200 Juta rupiah,” Kata Ridha Wardhana.

Ridha juga menambahkan, selain itu kami akan kembali melaksanakan kegiatan amal lainnya setelah kegiatan ini di Kabupaten Tanah Bumbu, imbuhnya.

Ikhtiar yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian untuk Palestina. “Kita harus bersyukur dengan segala kemudahan dan kebahagiaan yang dirasakan hingga detik ini, jauh berbeda dengan keadaan mereka di sana (Palestina). Semoga ini bisa jadi jalan jihad kita,” pungkasnya (dam).





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top