SEKDA KOTABARU RESMIKAN BANK SAMPAH DESA HILIR MUARA

Print Friendly, PDF & Email

SUAKA – KOTABARU, Dengan diresmikannya Bank Sampah Oleh Sekertaris Daerah(SEKDA) Drs Said Akhmad MM Desa Hilir Muara menurut kepala Desa H Nurdin SE.” Kami sangat berterima kasih pada PT. MUBADALA PETROLEUM, yang membantu Bank Sampah melalui CSR(Corporate social Responsibility)yang mewakili Ruly Bernaputra kami berterima kasih kepada Bupati Kotabaru H Sayed Ja’far atas dukungan berjalannya Bank Sampah,

Karena kami Desa Hilir Muara harus bersih untuk menghindari dari berbagai penyakit jadi kita minta kepada masyarakat jangan buang sembarangan, kita sudah memiliki Bank Sampah Hilir Muara Bercahaya.

Hadir dalam peresmian tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kotabaru Hj Fatma Indiana Sayed Jafar, Rully Bernaputra dari PT Mubadala petroleum, Kadis Lingkungan Hidup, Arif Fadillah,Kadis Kominfo Irian, koordinator Bank Sampah Ramli, para Ketua Rukun Tetangga dan Tokoh masyarakat, Rabu (13/3/2019), bertempat Desa Hilir Muara Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan

Menurut Ruly Bernaputra dari PT Mubadala sesuai hasil studi amdal, maka kami dari PT Mubadala Desa Hilir muara membantu sesuai kebutuhan yang diperlukan dan sebagai percontohan Bank Sampah Desa Hilir Muara, karena kita melihat Animo Masyarakat sangat mendukung maka kami juga sport agar Bank Sampah tetap jalan apalagi sudah memiliki Group Sampah dan rencana kedepan Visi kami Mubadala Desa Hilir muara akan menjadi contoh pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat, Ungkap Ruly pada awak Media SUARA KALIMANTAN.

Baca Juga:  3 Tahun Berjalan Polisi Mandul Ungkap Penganiayaan Aktifis dan Juga Wartawan  

Ditempat sama kepala Dinas Lingkungan Hidup, Arif Fadillah, bahwa acara peresmian Bank Sampah kita sangat mensport, ini merupakan program Pemerintah Daerah Kotabaru

Hadirnya Ibu Hj Fatma Indiana Sayed Ja’far merupakan sport dan mengapresiasi masyarakat untuk melihat langsung hasil Tanaman sayur mayur yang sangat subur menjadi tambahan pendapatan masyarakat menjadi Lebih menarik rumah masyarakat bermukim diatas air laut, jadi tanaman sayur mayur tidak ditanam langsung ke Tanah tapi melalui pot atau tempat lain dan tumbuh subur menghiasi halaman pekarangan masyarakat. Tutur Arif. (Wan)





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top