Presiden Jokowi Berikan Arahan Ke Ratusan Saksi TPS Capres-Cawapres Nomor Urut 01

Print Friendly, PDF & Email

Suasana pelatihan saksi TPS yang digelar TKN Jokowi-Ma’ruf Amin.

SUAKA – JAKARTA. CAPRES Nomor Urut 01 Jokowi memberikan pengarahan pada sekitar 700 saksi yang akan mengawal Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada pemilu yang digelar 17 April 2019. Acara pengarahan kepada saksi digelar di Hotel El Royal, Kelapa Gading, Jakarta. Rabu (20/2/2019).

Calon presiden Nomor Urut 01, Joko Widodo tiba di Hotel El Royal, Jakarta Utara untuk pelatihan saksi pemungutan suara.

Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 19.20 WIB dengan mobil kijang Innova. Ia didampingi oleh Pramono Anung yang hadir sebagai anggota Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf. Sebelumnya, Ketua TKN Erick Thohir sudah hadir terlebih dahulu.

Tak satu pun pernyataan keluar dari Jokowi. Ia langsung masuk ke ruangan dan memberikan pengarahan secara tertutup. Jokowi hanya sempat melambaikan tangan.

Dari pantauan di lokasi, sejumlah elite parpol pengusung juga hadir dalam pembekalan saksi tersebut. Mulai dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Sekjen PKB Hanif Dhakiri, Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono hingga Wasekjen PPP Achmad Baidowi.

Baca Juga:  Rangkul Prabowo Cs dalam Koalisi, Jokowi Pelihara Api dalam Sekam

Wakil Direktur Saksi TKN Lukman Edy menuturkan Jokowi akan menyampaikan sejumlah kiat khusus agar pengawasan saat pencoblosan dapat dilakukan dengan maksimal.

“Bahkan beliau menyatakan meminta forum tertutup. Artinya ada kiat-kiat khusus dari Pak Jokowi yang akan disampaikan kepada kita semua,” ucapnya di lokasi.

Setelah mendengarkan pengarahan dari Jokowi, para saksi dari kubu Jokowi-Ma’ruf akan mengikuti pembekalan yang sudah dijadwalkan oleh Bawaslu. Selain itu, para saksi juga akan mendapatkan pembelakan di seluruh daerah secara simultan.

“Pembekalan-pembekalan dan pelatihan di semua daerah secara simultan. Tapi tentunya kita semua nanti akan mengikuti berbagai macam pembekalan saksi yang diselenggarakan oleh Bawaslu. Karena memang itu amanah dari UU Nomor 7 Tahun 2017,” tutur politikus PKB itu. (Red)





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top