Aspihani Prediksi, Prabowo-Sandi di Kalsel Menang Capai 70 Persen

Print Friendly, PDF & Email

SUAKA – BANJARMASIN. Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) daerah Pemilihan Kalsel 2 wilayah Kabupaten Banjar dengan Nomor Urut 3, H. ASPIHANI IDERIS, MH memprediksi di Pemilihan Presiden Rabu 17 April 2019 mendatang pasangan calon H. Prabowo Subianto – H. Sandiaga Salahudin Uno menang di kisaran 70 % (persen).

Hal itu ia ungkapkan, berdasarkan hasil investigasi dalam survei lembaganya yang menunjukkan kemenangan pasangan calon Nomor Urut 02 Prabowo-Sandiaga sudah melewati pasangan calon Nomor Urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Kalau menurut saya sih prediksi kami, insya Allah kami menang 70 persen, Artinya kemenangan Prabowo-Sandi di Kalsel mencapai angka melebihi prediksi pengamat politik di negeri ini, karena Jokowi-Ma’ruf hanya mendapatkan suara 25 % saja, 5 % nya Golput atau suara tidak sah,” kata Aspihani saat ditemui oleh awak media ini di sebuah rumah makan di Banjarmasin, Rabu (6/2/2019) seusai ia melaksanakan aksi demonstrasi di halaman Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan.

Baca Juga:  Darmizal: Pak Moeldoko Jauh Dari Kasus Jiwasraya

Didampingi sejumlah petinggi LSM Kalsel, Direktur Eksekutuf LSM Lembaga Kerukunan Masyarakat Kalimantan (LEKEM KALIMANTAN) inipun memastikan, masyarakat saat ini sudah cerdas dalam menentukan pilihan, “masyarakat khususnya di Kalsel ini sudah ngerti, mana yang pantas untuk di pilih demi masa depan negeri ini, apalagi terlihat di media-media, pak Jokowi ke banyakan melaksanakan pencitraan ketimbang menstabilkan perekonomian di negeri ini. Kita mengetahuinya, menstabilkan perekonomian itu yang sangat penting demi rakyat Indonesia,” tukasnya.

Disisi lain, tokoh Aktifis Kalimantan ini mencontohkan alasan lainnya, bahwa saat ini cukup banyak janji Presiden Jokowi yang tidak terealisasi dengan baik, sehingga kesemua itu membuat elektabilitas kepemimpinan Jokowi mengalami kemerosotan, “Puluhan janji-janji yang di ucapkan Jokowi sebagai peluru Pilpres 9 Juli 2014 yang lalu sampai saat ini banyak yang tidak bisa di realisasikannya, sehingga membuat kepercayaan rakyat tambah melorot dan itu jelas berimbas kepada Pilpres 2019 mendatang ini,” ucap Dosen Fakultas Hukum UNISKA Banjarmasin ini.

Menurut Aspihani Ideris yang di ketahui juga sebagai Ketua DPD GARDU Prabowo Kalsel ini, Jokowi bisa menang dalam Pilpres 17 April 2019 ini hanya dengan jalur kekuasaan yang menghalalkan segala cara untuk menggapai sebuah tujuan,

Baca Juga:  Barito Putera Gandeng PT. Maming Enam Sembilan Jadi Sponsor

“Wajarlah kami berhati-hati akan munculnya kecurangan terjadi. Makanya saya sering menyampaikan kepada rekan-rekan relawan Prabowo-Sandi untuk mengantisipasi kemungkinan kecurangan terjadi, ini belajar disaat Pilpres 2014. Dari itu perlunya pengawasan ketat terhadap proses Pemilu dari sekarang hingga hari Rabu 17 April 2019 mendatang sampai proses penghitungan selesai. Semoga petugasnya dari PPS, PPK sampai ke KPU tidak berlaku curang”.

Menurut Ketua DPD Gerakan Rakyat Dukung Prabowo (GARDU PRABOWO) Kalimantan Aelatan ini, kalaupun ada kecurangan dan keberpihakan penyelenggara Pemilu terhadap pasangan Jokowi-Ma’ruf, dirinya optimis paslon Prabowo-Sandi akan memenangkan Pilpres mendatang ini. “Untuk di Kaksel, setidaknya pesentasi kemengan paslon 02 diatas 63 persen” tuturnya. (TIM)





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top