Swadek Rescue FKPPI KALSEL Dirikan POSKO Pantau Jelang Malam Pisah Sambut

Print Friendly, PDF & Email

SUAKA – KALSEL, Menjelang malam pergantian tahun pasukan anggota Swadek Rescue FKPPI Kalimantan Selatan sejak h – 5 tampak terlihat telah mendirikan tenda atau Posko PAM pantau di seberang siring kawasan pasar lama,(Kamis 28 Desember 2018).

“Ketika ditemui jurnalis media Online Suaka Kalimantan.Com Ketua Swadek Rescue FKPPI Kalimantan Selatan” Didik Bintoro menyampaikan, Kegiatan ini kami laksanakan dari H – 5 sampai nantinya usai malam pergantian tahun 2018 hingga datangnya tahun baru 2019.

“Menurut Didik, Swadek Rescue FKPPI Kalimantan Selatan, Saat ini, kami melaksanakan PAM pantau atau pengamatan pemantauan dalam rangka pergantian tahun, yang nantinya dari anggota personil kami akan melaksanakan kegiatan tersebut.

“Dan personil kami akan menyebar di berbagai tempat yang dirasa rawan untuk pemantauan, adapun Swadek Rescue FKPPI terbentuk pada tanggal 25 November 2017, yang saat ini memiliki anggota kurang lebih sekitar 30 personil, sementara untuk kegiatan sosial kita sudah melaksanakan terjun ke masyarakat, diantaranya menangani musibah kebakaran, Laka lalin laka tunggal, pencarian orang hilang dan sampai dengan pengamanan yang sifatnya menuju kepada kegiatan keagamaan, seperti contoh ada pengajian haul Sekumpul dan lain-lain, saat ini untuk kegiatan dari pada Swadek Rescue Kalimantan Selatan, sudah mencapai sekitar 37 kegiatan yang dilaksanakan dalam satu tahun atau 1 masa perjalanannya.

Baca Juga:  PANCING BARENG JURNALIS UNTUK MENGKAMPANYEKAN STOP ILEGAL FISHING KABUPATEN KOTABARU

“Ditambahkannya, Alhamdulillah saat ini untuk strategi personil yang nantinya akan bergerak di semua bidang di semua titik. juga akan ada pergerakan di air menggunakan Sepit bersama rekanan gabungan dengan Satgas FKPPI.

Harapan kami juga mohon saran kritik nya untuk membangun negeri ini agar kedepannya lebih baik dan lebih dapat meningkatkan kinerja kami, disamping itu pendanaan saat ini kami mandiri dalam arti kata kami akan merasakan bagaimana berjuang di organisasi ini, ya selebihnya lagi meningkatkan dan mengembangkan organisasi yang selama ini mungkin secara pribadi kita coba untuk membentuk organisasi dengan dana yang dikelola sendiri, ungkap Didik. @tim(htm).





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top