SHOPPING CART

close

Angkat Mesin Molen Warnai Suasana Satgas TMMD dan Warga

, Teriknya Panas Matahari ternyata tak menyurutkan semangat para anggota Satgas TMMD ke-103 di Desa Malilingin Kec. Padang Batung Kab. HSS, bersama warga untuk melanjutkan pengecoran Jembatan menuju Malilingin ke Pariangan. Sabtu (3/11/2018)

Memasuki hari ke-20 ini hasil rabat beton yang sudah terealisasi belum memenuhi target yang telah ditentukan dikarenakan banyak faktor, antara lain karena terkendala medan yang banyak terdapat tanjakannya.

Walaupun suasana sekitar panas , anggota satgas TMMD bersama-sama warga terus bekerja dengan semangat.

Terkadang banyak kendala di lapangan saat bekerja, juga ada kendala lainnya yang kadang dialami oleh anggota satgas TMMD. Salah satunya saat harus memindahkan atau menggeser mesin pengaduk material cor atau biasa disebut molen. Karena tanah yang sudah dilapisi dengan pasir, sehingga roda mesin molen sangat susah untuk didorong, walaupun sudah dengan tenaga banyak orang.


Baca Juga:   Pembebasan Lahan Tiga Jembatan di Jalan Sungai Lulut, Pemko Banjarmasin dengan Pagu Tersedia Rp 30 millar

Merekapun memutuskan untuk mengangkat mesin molen tersebut ramai-ramai dengan hati-hati, karena mesin molen tersebut memiliki beban yang cukup lumayan berat.

“Mesin molen itu sangat penting karena dengan menggunakan molen itu proses pengadukan material cor bisa lebih cepat dan hasilnya bagus,” ujar Kapten Inf Hariyadi S.

“Kita memang harus sering memindahkan mesin molen tersebut apabila lokasi rabatnya semakin jauh dari posisi molen”.

“Semoga seluruh anggota Satgas TMMD dan masyarakat Desa Malilingin diberikan kesehatan sehingga kita dapat merampungkan pengecoran jembatan sehingga target dapat terpenuhi,” pungkasnya.(red)




loading...
Tags:

0 thoughts on “Angkat Mesin Molen Warnai Suasana Satgas TMMD dan Warga

Tinggalkan Balasan