Dalam Rangka Cipta Kondisi Bulan Ramadhan, Satpol PP Berhasil Ciduk 17 PSK

Print Friendly, PDF & Email

SUAKA-BANJARMASIN. Tempat mangkal para Pekerja Seks Komersial (PSK) di kawasan komplek pertokoan Pasar Sudimampir Jalan Pangeran Samudera didatangi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), membuat sebagian besar dari mereka berlarian. Namun dalam razia tersebut yabg dilakukan, anggota Satpol PP tersebut berhasil mengamankan dua orang wanita yang diduga sebagai PSK.

Namun hasil dari razia yang dilakukan diberbagai tempat lain nya, terlihat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menangkap sebanyak 17 wanita yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersil (PSK). Mereka tersebut dibawa dan diserahkan langsung ke rumah singgah milik Dinas Sosial Kota Banjarmasin.

“Dalam razia yang kami gelar pada Minggu dini hari mulai pukul 00.00 WITA hingga pukul 02.00 WITA, kami berhasil menangkap 17 wanita yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersil (PSK),” ucap Kabid Tibum dan Trans Masyarakat Satpol PP Banjarmasin Dany Matera Saputra di Banjarmasin, Minggu, (27/5/2018).

Menurut Dany Matera Saputra, razia yang mereka dilakukan dibeberapa kawasan yang dianggap rawan penyakit masyarakat tersebut dalam rangka cipta kondisi di Bulan Ramadhan.

Baca Juga:  Peringati Hari Buruh, Ketua Serikat Pekerja Minamas Grup, Selaku Anggota DPRD Kotabaru, Bagi Doorprize

Dijelaskannya, ada beberapa kawasan yang menjadi sasaran razia itu di antaranya Jalan Pangeran Samudra, Pelabuhan Lama, Pasar Sudimampir, Pasar Harum Manis dan seputaran Masjid Raya Sabilal Mutadin.

Saat anggota beradi di pasar sempat terjadi kejaran-kejaran antara petugas dan para wanita malam yang diduga PSK itu. “Mereka sempat lari ketika melihat kami datang, namun kami tak kalah cepat dan langsung mengejar mereka hingga akhirnya berhasil mengamankan diantara mereka dan selanjutnya dinaikan ke dalam truk petugas,” ujar Kabid Tibum dan Trans Masyarakat Satpol PP Banjarmasin.

Selain mengamankan 17 wanita yang diduga PSK, Dany Matera Saputra menjelaskan, pihaknya juga mengamankan tujuh anak jalanan dan satu orang waria dalam razia tersebut. “Mereka yang terjaring langsung kami bawa dan diserahkan ke rumah singgah Dinas Sosial Banjarmasin untuk dilakukan pembinaan. Razia terhadap pelanggar Perda di Bulan Ramadhan ini terus kami lakukan secara rutin setiap malamnya untuk menjaga agar Kamtibmas di Kota Banjarmasin tetap kondusif,” tegasnya. (TIM)





Baca Juga:  Innalillahi Wainnailaihi Rojiun, Bupati Kotabaru Berduka

Tinggalkan Balasan