Barito Kuala Diterjang Puting Beliung, 10 Rumah Rusak Dibuatnya

Print Friendly, PDF & Email

SUAKA – MARABAHAN. Seabagai mana mengutip pemberitaan dari media Banjarhits.id, dengan wartawannya Diananta, Angin puting beliung mengamuk di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan pada Kamis (15/2) sekira pukul 16.00 – 17.00 wita. Sebelum turun hujan, angin kencang merobohkan sejumlah rumah di tiga kecamatan yakni Rantau Badauh, Cerbon, dan Barambai. 

Seorang relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Kuala, Prabu Seno, mengatakan angin puting beliung merusak enam rumah di lingkungan RT 5, Desa Sungai Bamban, Kecamatan Rantau Badauh. Ia merinci, satu rumah rusak berat karena atap dan sebagian dinding rumah lepas disapu angin. Kemudian empat rumah rusak ringan dan satu rumah rusak sedang. 

“Korban jiwa nihil. Mayoritas atap rumah rusak,” kata Prabu Seno kepada Banjarhits.id, Kamis malam (15/2). Selain itu, angin kencang merusak satu rumah di lingkungan RT 4, Desa Pendalaman Baru, Kecamatan Barambai. Adapun di Kecamatan Cerbon, kata Prabu, ada empat unit rumah rusak akibat terpaan puting beliung.

Baca Juga:  Pengambilan Sumpah Jabatan Wakil Ketua DPRD Tanbu

Tim BPBD dan relawan pemadam kebakaran masih menyalurkan bantuan ke sejumlah korban angin puting beliung pada Kamis malam. “Kami masih melakukan pendataan bersama tim BPBD Barito Kuala. Selain mendata, BPBD memberikan bantuan terpal,” kata Prabu Seno.

Adapun Kepala BPBD Barito Kuala, Sumarno, mengatakan tim sudah menyalurkan bantuan terpal ke korban angin puting beliung sampai Kamis malam. Pihaknya memang baru merampungkan penyaluran bantuan karena letak rumah korban puting beliung berjauhan.

Menurut Sumarno, korban bisa mendapat ganti rugi menyesuaikan tingkat kerusakan rumahnya. Ia menuturkan dana bantuan renovasi rumah ini melalui Dinas Sosial setelah ada usulan dari kepala desa dan camat. Namun, Sumarno tidak tahu detail berapa duit bantuan renovasi bagi korban puting beliung. 

“Nanti disurvei Dinsos dulu, melihat tingkat kerusakannya. Kalau BPBD hanya memberi bantuan saat kejadian, seperti terpal. Totalnya ada 10 rumah rusak,” kata Sumarno. (TIM)





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top