Pelajar SLTA Melahirkan di Toilet 

Print Friendly, PDF & Email

SUAKA. Kejadian seorang pelajar hamil diluar nikah kembali membuat heboh tanah air. Kali ini terjadi di SMK Negeri 1 Makassar, tepatnya di Gowa. Seorang pelajar cantik berinisial AL (17) melahirkan bayi perempuan di dalam toilet sekolah saat proses belajar mengajar sedang berjalan, Kamis (18/1/2018) pukul 12.00. 

Kejadian itu terungkap ketika seorang siswa, Alwi (17) sedang menerima telepon sehingga keluar dari ruangan kelas. Di situlah, Alwi mendengar suara tangisan bayi dari dalam toilet sekolah.

Karena penasaran, Alwi kemudian memeriksa toilet sekolah dan melihat kantong plastik yang di dalamnya seorang bayi yang baru lahir.

Alwi pun meminta temannya, Asri membonceng dirinya untuk membawa bayi tersebut ke RS Bhayangkara, Makassar. Dan disebutkan bayi tersebut berjenis kelamin perempuan.

Di saat bersamaan, seorang guru, Fauzan mengantar seorang siswinya ke RS Bhayangkara karena tiba-tiba melahirkan di sekolah. 

Menurut rekannya, Mawar, sesampainya di RS, aparat kepolisian sempat berinisiatif untuk menghubungi pihak keluarga, tetapi orangtua siswi tersebut menolak untuk datang karena malu dengan perbuatan anaknya. “Sempat ji saya dengar pihak kepolisian menghubungi keluarganya namun keluarga siswa tersebut mengatakan, ‘Tidak mau datang, bikin malu saja itu anak’,” ujar Mawar.

Baca Juga:  Dana BOS Dipastikan Akhir Maret 2018 ini Dicairkan

Hingga saat ini, keluarga korban serta pihak RS Bhayangkara belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait kejadian tersebut.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. “Dari keterangan saksi-saksi termasuk guru SMK tersebut menyatakan, AL melahirkan bukan karena hubungan gelap. Melainkan, AL pernah menjadi korban pemerkosaan. Korban pun belum bisa kita mintai keterangannya, namun syukur AL dan bayinya sehat dan masih dirawat tim medis,” katanya. 

Polisi menangkap pemerkosa siswi SMK di Makassar, AL (17), Sabtu (20/1/2018) sekitar pukul 02.30 WITA. Pelaku adalah sopir pembantu (kenek), Budi Santoso alias Budi (20) warga Jalan Rajawali 1, Makassar.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Dicky Sondani dalam keterangan tertulisnya, Minggu (21/1/2018) mengatakan, pelaku pemerkosaan terhadap AL merupakan residivis kasus penculikan. “Pelaku adalah residivis dari kasus pencabulan yang pernah ditangani Polrestabes Makassar. Jadi sebelum memperkosa seorang siswi SMK dan melahirkan di toilet sekolah, pelaku pernah diproses dengan kasus pencabulan,” ungkap Dicky.

Baca Juga:  ​Dinas PMPTSP Kabupaten Banjar dibuat Geger, OTT Saber Pungli

Dicky mengatakan, Budi ditangkap saat makan coto di Jalan Gagak Makassar. Pelaku juga telah mengakui perbuatannya.

Wanita Ini Justru Ditiduri Pemuda lain pada Malam Pertama Pernikahannya, Pihak Pria Marah Besar. “Dari introgasi awal, pelaku mengakui perbuatannya dan kini kasus tersebut ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar,” katanya.

Dari keterangan saksi-saksi termasuk guru SMK tersebut menyatakan, AL melahirkan bukan karena hubungan gelap. Melainkan, AL pernah menjadi korban pemerkosaan tersebut. (TIM)





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top