Rumah Terbakar, Seorang Kakek Ditemukan Tewas Dalam Keadaan Hangus

Print Friendly, PDF & Email

SUAKA – BARITO KUAKA, Sebuah rumah yang terletak di desa Tamban Bangun RT 05 Kilometer 3 Kecamatan Tamban Kabupaten Barito Kuala (Batola) Propinsi Kalimantan Selatan dini hari Kamis, 14 Desember 2017 sekitar pukul 05.00 Wita habis ludes terbakar.

Diketahui, pemilik rumah berukuran 4 x 6 yang terbuat dari kayu tersebut adalah seorang kakek bernama Ahim bin Alul dengan Usia lebih dari 75 tahun. Keseharian kakek ini menurut keterangan beberapa warga disekitar tinggal sendiri disebuah rumah yang terbakar dan beliau nekerja minta minta sedekah dari warga sekitar.

Menurut salah satu saksi yang minta namanya tidak disebutkan mengatakan, pada saat itu ia mendengar teriakan api api api dari beberapa warga. Dari situ dia langsung keluar ternyata api sudah membesar dan masyarakat sekitar termasuk dia ikut beramai-ramai memdamkan api tersebut, “Kami memadamkan apinya dengan menggunalan ember, kebetulan posisi rumah kakek Ahim dipinggir sungai, jadi ngambil airnya agak mudah,” ujarnya menceritakan kepada wartawan suarakalimantan.com.

Dia bersama puluhan warga sekitar berupaya memadamkan api yang membakar rumah kakek Ahim, “Saat api berhasil kami padamkan, kami malahan sangat kaget melihat tergeletak kakek Ahim meninggal dunia dalam keadaan terlentang serta kondisi sudah hangus terbakar,” bebernya.

Baca Juga:  Sengketa Fee Lahan Kelompok Fatimah Vs Ibnu Hamdi Cs Belum Usai

Senada juga, seorang Nenek tua bernama Arbayah yang merupakan tetangga tempat tinggal kakek Ahim membenarkan, bahwa rumah Kakek Ahim telah terbakar, dan kami temukan Kekek Ahim sudah dalam keadaan meniggal dunia, ujarnya mengatakan kepada awak media ini yang mewawancarainya, “rumah kakek Ahim ini tidak menggunakan aliran listrik, setahu kami beliau hanya menggunakan lampu sumbu,” ujar Nenek Bayah menjelaskan.

Kebakaran ini sudah terdata di Polsek Tamban dengan surat LP Nomor 16/XI/2017/Polda Kalsel/Res Batola /Sek Tamban, tanggal 14 Desember 2017. Dan menyita alat bukti sebagai barang bukti, yaitu satu buah lampu sumbu terbuat dari kaleng susu dan Satu potong kayu bekas yang terbakar.

Dari itupula ada 3 (tuga) orang saksi yang dihimpun, yaitu 1). Madi, kelahiran Tamban 27 Agustua1979, Agama Islam, Suku Banjar. 2). Idram Bin Alul (alm), kelahiran Tamban dengan usia sekitat 40 tahun, beragama Islam dengan suku Banjar, dan yang ke 3). Arbayah dengan usia 85 tahun, beragama Islam dengan suku Banjar. Ketuga saksi itu tinggal sama dengan wilayah alamat TKP kebakaran di Desa Tamban Bangun RT 05 Kilometer 3 Kecamatan Tamban Kabupaten Barito Kuala (Batola) Kalimantan Selatan.

Baca Juga:  SAYED JA'FAR CANANGKAN SATU DESA SATU BANK SAMPAH DI KOTABARU

Jurnalis : Suriani

Redaktur : Kastalani Ideris

Editorial : Abi Wardani





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top