Pengemudi Honda CRV, Tabrak Lebih 10 Kendaraan

Print Friendly, PDF & Email

SUAKA – JAKARTA. Seorang perempuan yang mengemudikan Honda CRV B 1738 PLO warna putih menabrak sejumlah kendaraan ketika berusaha melarikan diri ketika dihentikan polisi karena melanggar regulasi ganjil-genap di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (21/11) malam.

“Awal kejadian di Jalan Blora, Sudirman (sekitar pukul 19.30 WIB). Ditindak karena melanggar ganjil-genap,” ujar anggota Satgatur Ditlantas Polda Metro Jaya Brigadir Putra, Selasa (21/11).

Dikatakan, ketika diberhentikan, pengemudi malah memacu kendaraannya. Tak lama kemudian polisi melakukan pengejaran. Pada saat pengejaraan itu, mobil CRV menabrak mobil dan motor yang ada di depannya.

“Dikejar sampai Bundaran Senayan. Ada lebih dari 10 kendaraan yang ditabrak,” ungkapnya.

Ia menyampaikan, ketika berada di Bundaran Senayan, mobil CRV itu diadang tiga mobil. Kemudian, petugas polisi berusaha mengamankan pengemudinya.

“Nggak mau diperiksa. Nggak mau kasih surat-surat dan identitas,” katanya tanpa menyebutkan identitas pelaku.

Karena terus berbicara melantur, perempuan berambut pirang berusia 24 tahun itu akhirnya dibawa ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani tes urine. Namun hasilnya negatif.

Baca Juga:  Demokrat: Elektabilitas Jokowi Sulit Naik

“Yang bersangkutan sudah kita periksa, dites hasilnya negatif,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Rabu pagi (22/11).

Namun saat diajukan pertanyaan oleh penyidik, jawaban Tanita seperti orang bingung. Penyidik kemudian mengecek riwayat hidupnya.

“Kemudian dibawa ke Krimum untuk dicek apakah yang bersangkutan ada pidana sebelumnya atau tidak. Kemudian ditanya A jawabnya C. Dijawab B jawab D. Kemudian kita koordinasi dengan orang tuanya. Kita mintai keterangan,” ujarnya.

Dari keterangan orangtuanya, Tanita mengidap penyakit ‘bipolar’ atau kondisi seseorang yang mengalami perubahan suasana hati secara fluktuatif dan drastis.

“Dia ini mempunyai penyakit bipolar. Artinya dia sudah punya kartu kuning dari rumah sakit bahwa dia ada satu tekanan mental yang tidak stabil,” pungkasnya. (TIM)





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top