Oknum Satpol PP Tusuk Ketua RT 12 Desa Baharu Utama Pulau Laut Utara

Print Friendly, PDF & Email

SUAKA – KOTABARU. Ketua RT 12 Desa Baharu Utama Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten kotabaru, Propinsi Kalimantan selatan, Zamzani merasa perih dan sakit menahan rasa sakit yang dideritanya akibat kena tusukan pada pinggang sebelah kanan yang dilakukan oleh oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kotabaru atas nama Mahdiansyah.

Kejadin mengejutkan ini terjadi sekitar pukul 11.00 Wita Kamis (19/10). Dan kejadian ini diduga berawal tersangka melakukan hal tersebut karena kekesalannya terhadap korban, karena korban sering ditegur tifak hiraukan diri, hingga ia nekat melakukan penusukan terhadap korban.

Zamzani selaku (korban) mengatakan “Saya juga merasa aneh dan terkejut karena tiba-tiba saja pelaku langsung menusuk saya dari belakang saat saya ingin mencangkok pohon mangga dan setelah itu pelaku langsung melarikan diri, ungkap Zamzani kepada wartawan suarakalimantan.com.

Selanjutnya Zamzani memaparkan, pelaku memang sering bikin onar dan suka mengisap Lem Castol, dan saya sebagai Ketua RT 12 Desa Baharu Utama Kecamatan Pulau Utara Kabupaten kotabaru, Propinsi Kalimantan selatan ini sudah memberikan nasehat kepada dia, namun tetap saja ia melakukannya, papar korban kepada wartawan.

Baca Juga:  Disangkakan Menganiaya Tanpa Bukti, Anggota PPWI Praperadilankan Kapolres Bantul

Mengenai senjata tajam yang digunakan, kalau dilihat sepertinya merupakan sangkur yang biasa dikenakan oleh Satpol PP (Pelaku) itu. “Memang pada saat melakukan penusukan, pelaku tidak mengenakan pakaian dinas,” ujarnya.

Selanjutnya dipaparkannya, terkadang pelaku (Mahdiansyah) pada saat mengisap Lem Castol kerap menggunakan Pakaian Dinasnya yakni Pakaian Satpol Pamung Praja. Mengenai pasal muasal sampai dia menusuk saya, sama sekali saya tidak mengerti dan memahaminya, katanya.

Padahal sebelumnya lanjut dia, tidak pernah ada masalah sama sekali, bahkan dendam apapun dirasanya tidak pernah ada. Namun saya menduga ada ketersinggungan pada saat diberikan nasehat agar tidak mengisap Lem Castol lagi yang sering dilakukannya didalam Pos Kamling, “Atas kejadian ini, terpaksa saya melaporkannya kepihak Kepolisian dan langsung ditanggapi dengan cepat oleh anggota kepolisian”, Ungkap Zamzani.

Bripda Hendri Riyono membenarkan telah terjadi penusukan terhadap Ketua RT 12 Desa Baharu Utama Kecamatan Pulau Utara Kabupaten kotabaru, Propinsi Kalimantan selatan ini. Menurut dia menjelaskan, berdasakan keterangan korban dalam pelaporannya, disebutkan saat itu korban hendak mencek tempat penampungan air dibelakang rumahnya dan seketika melihat tersangka lagi asik mengisap Lem Castol.

Baca Juga:  Babinsa Koramil 1001-02/Paringin dan Aparat Desa " Patroli Tegakan Protkes " Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)

Berawal dari melihat hal itu, korban langsung menjauhi tersangka lalu setelahnya ingin melakukan pencangkokan terhadap batang pohon mangga dan tiba-tiba korban langsung di tusuk dari belakang dan mengenai pinggang atas sebelah kanan, dan kesakitan. Karena itu korban langsung berteriak minta tolong, sekejab tetangga korban berdatangan dan langsung mencoba untuk melerai kejadian itu, paparnya.

H. Fath Mugeni plt Kasatpol PP Kabupaten Kotabaru, mersa sangat terkejut mendengar atas adanya peristiwa tersebut yang melibatkan pelakunya oknum anggota Satpol PP. “Dengan peristiwa tersebut saya langsung memerintahkan kepada anggota yang lainnya untuk segera melakukan pencarian di beberap titik, tegas Fath Mugeni berujar kepada wartawan suarakalimantan.com.

Selanjutnya pula dia menjelaskan, bahwa dirinya baru menjabat du Kotabaru Ini, “Jujur saja, karena saya baru saja menjabat disini, dengan wajah pelaku pun saja belum kenal, saya selaku Plt kasatpol PP, justru belum kenal karena dari 100 orang lebih Anggota belum semuanya bertatap muka, dan sampai sekarang yang bersangkutan belum ditemukan,” katanya.

Baca Juga:  Jika Tak Segera di Tangani, Maka Kampung Nelayan di Muara Kintap Akan Hilang Tergerus Abrasi

Terkait dengan masalah senjata tajam berupa sangkur, saya juga masih belum jelas, apakah memang suatu kewajiban bagi Satpol PP memiliki senjata tajam semacam itu, namun harapan saya kedepannya jangan sampai menggunakan senjata tajam di luar jam dinas, ujarnya.

Bahkan Salah satu wartawan membenarkan pelaku memang sudah sering terlihat dalam kondisi mabuk, bahkan sampai sering melihat mengisap Lem Castol. Jadi kemungkinan besar setelah pelaku mengalami masalah rumah tangga yang mana ia berpisah dengan istrinya, dan mungkin itu juga menjadi penyebabnya. (YANS/M4H)





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top