Hasbi : YLK Akan Sidak Ke Pasar-Pasar Pantau Produk Untuk Kepentingan Konsumen

Print Friendly, PDF & Email

SUAKA – BANJARMASIN, Yayasan Lembaga Konsumen (YLK) Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama dengan dinas terkait termasuk Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel akan turun ke lapangan untuk mengecek produk dan jasa yang diduga masih tidak memperhatikan kepentingan konsumen.

“Kita rencananya akan turun ke lapangan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di pasar modern dan pasar tradisional,” ungkap Ketua YLK Kalsel Hasby Mahbara, Senin, (9/10).

Pengecekan itu kita lakukan, urai Hasby, karena banyaknya laporan dari masyarakat terkait berbagai hal, misalnya produk makanan kadaluwarsa, pembiayaan kendaraan bermotor serta berbagai produk yang dijual di pasaran tapi tidak memperhatikan aspek kesehatan seperti menggunakan bahan kimia berbahaya. Itu tentu tentu dapat merugikan masyarakat.

Sesuai dengan Surat Keputusan (SK) bernomor A-900/SK-Timwas /X/2017 tertanggal 2 Oktober 2017, terang Hasby, tugas YLK Kalsel adalah untuk melindungi konsumen seperti termaktub dalam UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, ujar Hasby Mahbara yang juga seorang Jurnalis suarakalimantan.com.

Dengan terjunnya petugas di lapangan, tambah dia, apa yang menjadi keluhan konsumen dapat segera ditindak lanjuti oleh instansi yang berwenang. “Dinas terkait bisa langsung menindaklanjuti persoalan yang terjadi di lapangan,” harapnya.

Baca Juga:  Sekertaris Tim Gugus Tugas P3 Covid- 19 Kotabaru Drs H. Said Akhmad Angkat Bicara

Apabila ada temuan yang didapat oleh petugas di lapangan, Hasby memastikan seluruhnya akan disampaikan kepada instansi terkait seperti Balai Besar Pemeriksaan Obat dan Makanan (BPOM) Banjarmasin dan Dinas Perdagangan Kalsel.

Menurutnya, kegiatan ini digelar dalam rangka bulan bakti perlindungan konsumen. Pelaksanaannya hingga akhir 2017. Pihaknya bukan hanya melakukan pengecekan saja melainkan juga akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Sebab ada hak-hak konsumen yang perlu diketahui dan kewajiban dari para pelaku usaha.

“Melalui bulan bakti perlindungan konsumen ini kita juga ingin memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menjadi konsumen yang cerdas,” jelasnya. (TIM)





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top