IWO Sukses Laksanakan MUBES I di Jakarta

Print Friendly, PDF & Email


SUAKA – JAKARTA. Wartawan online yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia, baik yang ada Provinsi, Kabupaten dan Kota, berkumpul bersama di Jakarta. ±300 orang wartawan online di seluruh wilayah Indonesia ini telah mengikuti kegiatan besar yaitu Musyawarah Bersama (Mubes) Ikatan Wartawan Online (IWO) ke I dan terlihat peserta terbanyak berasal dari Provinsi Kalimantan Selatan sebanyak 17 peserta.

Mubes yang di agendakan berlangsung selama 2 (dua) hari 8-9 September 2017 ini sudah berlangsung dengan dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bidang Hukum Kementerian Komunikasi dan Informatika Prof Dr Henri Subiakto SH MA (8/9), dan secara resmi ditutup hari ini, Sabtu (9/9). Penutupan Musyawarah bersama Ikatan Wartawan Online (IWO) ini resmi di tutup oleh Ketua Umum Jodhi Yudono. Sebelum ditutup, Mubes ini terlebih dahulu melaksanakan rapat-rapat komisi. Dan setelah ditutup semua pimpinan IWO di berbagai tingkatan dikumpulkan sebagai bagian rapat koordinasi internal.

Dalam pembukaaannya, Prof DR Henri Subiakto mengatakan, Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia adalah ikatan wartawan masa depan diera digitalisasi, namun diharap harus terus meningkatkan kwalitas sehingga keberadaannya bisa berkarya tulis dengan fakta menarik serta bisa mengalahkan hoax.

“Mohon maaf pak Menteri lagi ke Bali, saya diperintahkan mewakili pada prinsipnya kami apresiasi Musyawarah Besar (Mubes) dari IWO ini, ikatan ini adalah ikatan wartawan massa depan, untuk itu perlu meningkatkan kwalitas sehingga bisa berkarya dengan fakta menarik serta bisa mengalahkan Hoax,” kata Prof DR Henri Subiakto, Staff Ahli Menteri Bidang Hukum Kementrian Komunikasi dan Informatika RI, usai membuka Mubes IWO di Hotel Puri Mega, Jalan Raya Rawangmangun, Jakarta, Jumat (8/9).

Baca Juga:  Diusianya Ke-45 PT. Indocement Terus Berkarya Untuk Kemajuan Pembangunan

Ia mengatakan negeri tidak bisa lebih baik kalau dibangun dengan berita hoax atau tidak jujur, namun negeri ini bisa dibangin dengan berita yang akurat serta sesuai fakta. Jadi dalam kesempatan ini, pemerintah Republik Indonesia menaruh harapan besar kepada IWO agar bisa ikut memerangi Hoax.

Lebih jauh, Henri mengaku kalau media online saat ini sangat demokratis, tidak mengenal dari mana berasal, tetapi akan tetap dibaca oleh dunia. “Media online itu demokratis tak mengenal dari mana semua punya kesempatan, tidak mengenal dari kali deres, kali kepeting, dari Sulawesi,Manukwari tetapi media online darimanapun dibuat akan dibaca seluruh dunia lha ini khan demokratis,” ujarnya.

Selanjutnya Henri mengatakan, moment ini menurutkan sangat pas untuk meningkatkan kualitas jurnalis media online. “Sekali lagi saya tegaskan kalau saat ini ada trend media online dipenuhi hoax, banyak persoalan yang dihasilkan dengan berita Hoax ini, mari sama sama perangi, ” katanya dengan nada tinggi.

Rapat yang dibagi menjadi 3 (tiga) komisi ini yakni, Komisi A membahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IWO, Komisi B membahas Kode Etik Wartawan Online (KEWO) dan Komisi C membahas Kesejahteraan Anggota IWO. Rapat komisi tersebut sudah di plenokan dan telah diambil keputusan bersama, walau dalam pembahasan Anggaran Dasar IWO terlihat pembahasan sangat alot di BAB II Pasal 3 dan ayat 2. Disana disebutkan “Ikatan Wartawan Online adalah merupakan organisasi Profesi dan bukan organisasi sosial politik manapun juga dan tidak menjalankan kegiatan politik”.

Baca Juga:  Tenaga Medis Dan dokter RSUD Pangeran Jaya Sumitra Kotabaru, Garda Terdepan Siap Divaksin Sinovac

Disana salah satu peserta asal Kalsel, Aspihani Ideris menyampaikan kalimat “dan bukan organisasi sosial politik manapun juga dan tidak menjalankan kegiatan politik” itu dihapus, karena menurut dia lembaga profesi itu jelas bukan organisasi sospol dan pula tidak boleh menjalankan kegiatan politik, “sempurnakan aja bunyi pasal 3 ayat 2 itu yang jelas dan padat isinya dan sudah jelas tidak berafiliasi dengan partai politik,” ujarnya disela-sela rapat komisi tersebut.

Pada kesempatan tersebut juga dibacakan susunan pengurus pusat DPP IWO. Dalam kegiatan Mubes ini juga, Organisasi Pers Ikatan Wartawan Online (IWO) mengadakan syukuran berdirinya IWO yang ke V. Hal ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum yang kemudian di bagikan kepada Pengurus DPP IWO serta perwakilan Pengurus IWO dari seluruh Provinsi di Indonesia. Acara yang berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan kebersamaan ini, turut di hadiri oleh Mantan Dubes Republik Indonesia untuk Italy yang juga wartawan senior kompas dan duduk dalam Dewan Kehormatan IWO August Parengkuan.

Baca Juga:  Orari Peduli Kotabaru Korban Bencana Kebakaran Di Sungai Bali

Musisi terkenal dan juga sebagai aktivis lingkungan hidup Indonesia Ully Sigar Rusady turut hadir dan memeriahkan syukuran HUT IWO ke V dengan menyanyikan beberapa buah lagu. Ketua umum Ikatan Wartawan Online (IWO) Jodhi Yudono dalam kesempatan tersebut menyampaikan terimakasih atas dukungan dan kehadiran pemerintah dan dari beberapa institusi. “Terimakasih atas dukungan dan kehadiran pemerintah dan beberapa institusi di mubes IWO ke I ini. Terimakasih juga yang tak terhingga untuk rekan-rekan IWO yang datang dari Aceh sampai Papua atau berbagai pelosok Negara ini”, ujarnya.

Selesainya kegiatan mubes, para peserta selanjutnya melakukan sesi foto bersama dengan pengurus pusat IWO serta dengan pengurus daerah lainnya dan tak ketinggalan pengurus IWO dari Kalsel juga berfoto bersama dengan Ketua Umum. Hal ini menandakan kekeluargaan dan kebersamaan yang semakin terjalin pada keluarga besar Ikatan Wartawan Online (IWO) di Indonesia. (TIM)





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top