Bantuan Warga Banua Untuk Siti Fatimah Menderita Leukemia Lebih Rp 100 Juta Rupiah

Print Friendly, PDF & Email

SUAKA – BANJARMASIN. Pantauan awak media Suara Kalimantan, diketahui Siti Fatimah menderita penyakit leukemia, dan sebelum nya sempat diberi perawatan di Desa Bihara Kecamatan Awayan Kabupaten Balangan Kalsel, namun malah kondisinya bertambah parah dan mengkhawatirkan. Oleh karena itu dia langsung dirujuk ke rumah sakit umum Balangan.

Diketika di RSUD Balangan terlibat penyakit Siti Fatimah bertambah parah, maka petugas kesehatan di RSUD Balangan merujuknya ke RSUD Ulin Banjarmasin. Setelah mendapat rujukan dari RSUD Balangan ke RSUD Ulin Banjarmasin, Siti Fatimah diantar oleh Ayahnya Arbani (50), serta kakaknya Maswi dan kerabatnya di Balangan.

Usai ngantar Siti Fatimah, sang ayah malahan pulang ke kampungnya, dan meninggalkan anaknya di RSUD Ulin Banjarmasin begitu saja. Informasi yang didapat, bahwa kondisi sang ayah juga terindikasi gangguan mental.
Hanya berselang beberapa hari akhirnya meledaklah pemberitaan bocah Maswi (12) yang telaten merawat adik kandungnya sendiri Siti Fatimah (8) di RSUD Ulin Banjarmasin. Viralnya pemberitaan online tentang kabar Maswi dan Siti Fatimah, tiba-tiba menyeruak ke jagad lini. 

Baca Juga:  Dishut Razia Tambang Emas Liar di Wilayah Tanah Laut

Pantauan awak media ini, sang kakak Maswi (12) seorang diri menjaga adiknya Siti Fatimah (8) yang diketahui menderita leukimia. Sementara ayah dan ibunya berada di Balangan dan sedang menderita stres berat dikarenakan rumahnya habis terbakar. 

Diketahui Maswi sang kakak dengan sabarnya dan penuh perhatian merawat sang adik Siti Fatimah. Bahkan tengah malampun, dia berani hanya mencarikan darah untuk adiknya sendiri. Selain itupula untuk menggantikan pampers adiknya dan mencari makan sendiri walau sudah larut malam dia beranikan diri.

Sang kakak Maswi pun dengan rela menunggu adiknya Siti Fatimah di RSUD Ulin Banjarmasin, dengan derita yang spontan akhirnya Siti Fatimah mendapat simpati masyarakat yang iba melihatnya. Hingga akhirnya beberapa hari kemudian pemberitaan menjadi viral di media sosial sehingga mendapat simpati dari warga Banua. 

Mereka memberikan bantuan dengan menyisihkan rezekinya untuk pasien Siti Fatimah. Baru dua hari berjalanan sampai sekarang sumbangan para dermawan untuk Siti Fatimah sudah lebih dari Rp 100 juta. Subhanallah… Ya Allah Sembuhkanlah anak ini dari sakit yang dideritanya. Amin…(Gusti RN/TIM)





Baca Juga:  Tiga Mahasiswa Pertanian Unhas Teliti Manfaat Daun Tapak Kuda

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top