Di Duga Perkebunan Sawit Cemari Sungai Tajau Landung, Hingga Warga Krisis Air Bersih

Print Friendly, PDF & Email

SUAKA – SUNGAI TABUK. Kondisi air sungai yang berada di Desa Tajau Landung Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan dalam tiga bulan terakhir ini kondisinya sangat kotor dan aromany tercium sangat asam. Kondisi air sungai yang sehari-hari dimanfaatkan oleh warga untuk mandi dan mencuci itu kondisinya sangat tercemar.

Sopian yang mengatas namakan warga Deaa Tajau Landung, mengatakan, kondisi air sungai diwilayahnya terjadi sejak adanya aktivitas perkebunan kelapa sawit di sekitar desanya. “Kami menduga air tercemar racun kimia dari herbisida dan pestisida, hal ini setelah adanya aktivitas perkebunan kelapa sawit di wilayah Antasan Sutun,” katanya, kemarin.

Sopian memaparkan air sungai bila diminum sakit perut, jika untuk mandi air sabun tidak bisa berbusa. Bahkan akibat racun kebun sawit ikan yang ada di sungai juga banyak yang mati. “Kami berharap kepada pihak yang berkompeten dalam hal ini Pemkab Banjar bisa menegur perusahaan sawit untuk memperhatikan lingkugan sekitar desa,” katanya.

Baca Juga:  KPU Kotabaru Gelar Konser Musik, Biar Warga Mau Datang Nyoblos 17 April 2019

Sopian berharap, ada perhatian mengatasi air yang tercemar ini, misalnya ada air sumur bor guna mengatasi air sungai yang sudah kotor tersebut akibat dari limbah perkebunan kelapa sawit. (TIM) 





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top