Haul Guru Sekumpul Ke 12 di Hadiri Lebih Dari 1 Juta Umat Muslim

Print Friendly, PDF & Email

SUAKA – MARTAPURA. Suasana Haul ke-12 Syekh H. Zaini Abdul Ghani Al Banjary atau yang dikenal Guru Sekumpul, Minggu (2/4) memang luar biasa. Lebih dari 1 juta jamaah dari berbagai pelosok daerah maupun dari luar Kalimantan memadati acara, bahkan dari negara jiran pun ikut hadir dalam acara tersebut. Jalan-jalan utama dalam Kota Martapura, seperti Jalan Sekumpul, Jalan Tanjung Rema, Jalan Pendidikan, Jalan Menteri Empat dan lain-lain dipenuhi shaf-shaf jamaah sholat Maghrib dan sholat Isya. Sebelum sholat Dzuhur, jamaah sudah mulai berdatangan ke Kompleks Ar Raudhah – Sekumpul, demi mendapat tempat lebih strategis di dalam Mushalla Raudhah.

Acara dimulai dari shalat Maghrib berjamaah yang diimami Guru Sa’duddin, orang kepercayaan Guru Sekumpul. Sebelum tahlilan, Guru Sa’duddin membuka pembacaan Maulid Habsy dengan tokoh utama dua anak Guru Sekumpul, Muhammad Amin Badali, dan Ahmad Hafi Badali.

Bagi jamaah dari luar daerah Martapura yang jarang bisa ke Sekumpul, merupakan keberuntungan tersendiri melihat dua putra mahkota itu secara langsung atau hanya sekadar lewat TV Raudhah yang menyiarkan acara secara live. Penampilan keduanya begitu gagah dan tampan, dengan brewok yang terpangkas rapi. Amin yang kini berusia sekitar 22 tahun dan sang adik, Hafi setahun lebih muda, dirasa mampu mengobat kerinduan jamaah terhadap sang ayah yang wafat 2005 lalu.

Baca Juga:  Bupati Tanah Bumbu Kunjungi Peresmian Pasar Rakyat Menggunakan Sepeda

Suasana begitu khidmat, haru, gembira dan syahdu manakala seluruh jamaah berdiri mahalul qiyam melantunkan syair shalawat Badar, yang bagi warga ahlu sunnah wal jamaah laksana menyambut kedatangan Rasulullah SAW. Badali bersaudara syahdu melantunkan shalawat Badar ini, didampingi para habaib, ulama, guru-guru agama, hingga tokoh Nasional.

Selesai tahlil yang doanya dibacakan diantaranya oleh Guru Masdar, jamaah disuguhi nasi kotak, nasi bungkus berisi nasi samin dan lauk sapi masak karih. Banyak jamaah merasa gembira karena berkesempatan mengikuti haul yang mereka nilai penuh berkah ini. Jamaah pun lebih rapi ketika mengkuti arus balik. Panitia yang berkekuatan 7.300 an dibantu ratusan aparat kepolisian, tentara dan Dishub sudah mengatur arus dengan mendahulukan pejalan kaki selama kurang lebih sejam. Kemudian diikuti arus pemotor dan terakhir yang menggunakan roda empat. (TIM)





Tinggalkan Balasan

Scroll to Top