SHOPPING CART

close

Polisi Tahan Buni Yani atas Pencemaran Nama Baik dan Menghasutan SARA

SUAKA – JAKARTA. Buni Yani, pengunggah video Gubernur DKI Jakarta Non Aktif atau Calon Gubernur DKI Jakarta Petahana Nomor Urut 2, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tentang Surat Al Maidah Ayat 51, dua kali mengunggah status di facebook setelah ditetapkan sebagai tersangka pencemaran nama baik dan penghasutan SARA.

Sebelumnya Buni Yani tiba di Gedung Reskrimsus Metro Jaya sekitar pukul 10.20 WIB memenuhi panggilan pihak Metro Jaya dengan didampingi sejumlah TIM pengacaranya, Rabu (23/11).
 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, setelah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi, penyidik menetapkan Buni Yani sebagai tersangka dalam kasus pencemaran nama baik. Dan pihak penyidik melakukan pemeriksaan terhadap Buni Yani selama 10 jam dan akhirnya penyidik menetapkan sebagai tersangka dan melakukan menahan terhadapnya.

loading...

Menurut Kombes Awi Setiyono bahwa dari hasil proses penyidikan sudah dilakukan Subdit Cyber Crime terhadap saksi, ahli sampai pukul 19.30 WIB. Dimana, dari hasil pemeriksaan, hasil konstruksi , pengumpulan alat bukti penyidik menetapkan Buni Yani sebagai tersangka.

“Dengan bukti permulaan cukup, Buni Yani kita naikan statusnya menjadi tersangka, Buni Yani dari tuduhan persangkaan oleh pelapor, terkait pencemaran nama baik, menghasut, dan SARA yang dapat kita penuhi, terkait unsur pidananya itu penghasutan berbau SARA,” kata Awi di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (23/11).

Buni Yani diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 UU No 11 Tahun 2008 Tentang ITE dengan ancaman pidana 6 Tahun Penjara atau denda Rp 1 miliar, ujar Awi Setiyono kepada wartawan.

 
Sementara Buni Yani mengungkapkan di akun Facebooknya, setelah penetapan status tersangka tersebut, dirinya belum bisa pulang kerumahnya.

loading...

“Bismillah…. Minta dukungan kawan-kawan dan semua umat . Saya ditangkap, tak bisa pulang ditahan di Reskrimsus Polda Metro Jaya,” kata Buni Yani di akun Facebooknya.

 
Sebelumnya Buni Yani juga meng-update statusnya mengenai kebenaran akan terbuka pada waktunya. “Kebenaran tak bisa dihilangkan atau dibungkam. Dia hanya bisa ditunda untuk diketahui orang banyak,” tulisnya dalam facebook. (TIM)

Bagikan via:
loading...
Tags:

0 thoughts on “Polisi Tahan Buni Yani atas Pencemaran Nama Baik dan Menghasutan SARA

Tinggalkan Balasan

  • Popular
  • Most Comments
  • Lastest
2019 Jalan Sungai Durian Menuju Simpang Empat Banian Akan Kembali Di Tingkatkan
Kapuspenkum Kejagung Tegaskan Kasus Kunker DPRD Banjar Tetap Proses Hukum
Satpol PP Tangkap dan Gunduli Dua Anak Punk
LEKEM KALIMANTAN Menduga, Proyek Gedung Laboratorium Sains dan Teknologi Tala Bermasalah
Ketum KIB Saran Bentuk TIM Kasus 98 & Sambut Baik Bentuk TIM Tuntaskan Kasus Novel
Tersiar Khabar Ayam Mati Akibat Vaksinasi, Kementrian Turunkan Tim Investigasi Ke Sinjai
Melalui Program (JMS) Kejari Kapuas Berikan Penyuluhan dan Penerangan Hukum dikalangan Pelajar
Refleksi Ibadah Bersama ASN, Sarmi Papua Aman dalam Lindungan Tuhan
Kemendiknas Tindaklanjuti surat edaran KadisdikBud Prov. Kalsel, Tentang Unas Thn 2018 – 2019.
Kemensos: Agar Kegiatan Bantuan Tepat Sasaran
Cek Data Sebagai Pemilih di Pemilu 17 April 2019
Di Makkah Habib Rizieq Shihab Do’akan, Ustadz Arifin Ilham Kondisinya Membaik
Kebakaran, Langgar Bintang Panglima Batur Juga Di Lalap Api
Wakil Ketua DPRD Tanbu Angkat Bicara Terkait Rusaknya Jalan Penghubung Dua Desa di Satui
Pemkot Jakbar Gandeng Team Jatanras Polres, Amankan HBKB kota Tua
Moeldoko Minta Relawan Jokowi Pasang Baliho Jokowi-Ma’ruf Amin
Rifka Jaya Soroti Merosotnya Perekonomian Di Era Presiden Jokowi
Warga Keluhkan Jalan Penghubung di Satui Kalsel Rusak Berat
Soroti Polemik Hi-Tech Mall Surabaya, APTIKNAS JATIM Siap Berkontribusi
Kapolresta Minta Maaf Atas Pengusiran Wartawan Saat Meliput Berita
error: Maaf dilarang mengcopy-paste!
%d blogger menyukai ini: