SHOPPING CART

close

Bupati Banjar Canangkan Penghapusan Jamban di Bantaran Sungai

Suara Kalimantan – Martapura. Jumlahnya penduduk Kabupaten terbanyak di Kalimantan Selatan, yakni lebih dari 700 ribu orang. Sebagian besar diantaranya tinggal di Bantaran Sungai Martapura dan mereka sangat membutuhkan sungai dalam kegiatan sehari-hari.

Kegiatan sehari-hari masyarakat di sungai dan sudah cukup membudaya adalah Mandi, Cuci Pakaian dan Kakus (MCK) dengan membangun Jamban Terapung di sepanjang bantaran Sungai Martapura. Dampak dari kegiatan MCK ini kualitas air sungai semakin menurun dan menjadi sangat tercemar bakteri Ecoli, sehingga membahayakan kesehatan masyarakat.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan Laboratorium, Sungai Martapura tercemar Bakteri Ecoli yang disebabkan oleh banyaknya kotoran manusia,” jelas Bupati Banjar H. Khalilurrahman, Jumat (21/10/2016).

Penghapusan jamban terapung yang marak di pesisir Sungai Martapura ungkap Bupati Banjar akan dilakukan secara bertahan dan dimulai dengan gerakan pencanangan penghapusan seribu jamban yang dilakukan secara bertahap.Menurut Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Banjar Boyke W Triestiyanto mengatakan di bantaran Sungai Martapura jumlah jamban terapung mencapai 5 ribu buah dan hal ini berdampak cukup besar bagi kualitas air sungai dan kesehatan masyarakat. Keberadaan jamban terapung juga menjadi salah satu penyebab gagalnya Kabupaten Banjar meraih Adipura Paripurna. (TIM)


Tekan tombol SUKA di bawah ini untuk berlangganan berita terbaru, GRATISS!!

loading...
Baca Juga  Diduga Alfamart dan Indomaret Monopoli Dalam Usaha Ritel
Tags:

0 thoughts on “Bupati Banjar Canangkan Penghapusan Jamban di Bantaran Sungai

Tinggalkan Balasan

Tips Kesehatan Dari Sponsor

loading...
error: Maaf dilarang mengcopy-paste!