Senin, Juli 16

Tag: barabai

IWO Kalsel Gelar Tahlilan dan  Do’a Mengenang Wafatnya Muhammad Yusuf Wartawan Kotabaru

IWO Kalsel Gelar Tahlilan dan Do’a Mengenang Wafatnya Muhammad Yusuf Wartawan Kotabaru

Headline, Hukum & Kriminal, Kalsel, Lingkungan, Nasional
SUAKA - BANJARMASIN. Dalam mempererat tali silaturrahmi dalam bersinergi antar media online yang berada di Kalimantan Selatan, wartawan Ikatan Wartawan Online (IWO) Kalsel, yang di nakhudai oleh wartawan senior Anang Fadhillah, mengajak rekan-rekan seprofesi berbuka puasa bersama bersinergi dengan LSM terkemuka di Kalimantan, di Hotel Batung Batulis jalan Jenderal Sudirman Banjarmasin, Rabu (13/06/2018). "Terimakasih kami sampaikan kepada LEKEM KALIMANTAN atas partisipasi nya, sehingga terlaksananya kegiatan Buka Puasa Bersama ini, dan atas nama IWO Kalsel saya ucapkan Minal 'Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin," papar Anang Fadhillah dalam kata sambutannya pada acara BUKBER tersebut di Hotel Batung Batulis Banjarmasin, Rabu (13/6/2018). Disamping acara tersebut juga t...
JPU Dakwa Bupati HST Non Aktif, Terima Suap Rp 3,6 Miliar dari Proyek RSUD Haji Damanhuri Barabai

JPU Dakwa Bupati HST Non Aktif, Terima Suap Rp 3,6 Miliar dari Proyek RSUD Haji Damanhuri Barabai

Headline, Hukum & Kriminal, Kalsel, Nasional
SUAKA - JAKARTA. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mendakwa Bupati Kabupaten Hulu Sungai Tengah non aktif, Abdul Latif terbukti menerima uang suap sebesar Rp 3,6 miliar terkait proyek pembangunan RSUD Haji Damanhuri Barabai. Saat membacakan surat tuntutan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kresno Anto Wibowo SH mengatakan, Abdul Latif menerima suap dari Direktur Utama PT Menara Agung Pusaka, Donny Witono selaku pemenang lelang proyek pembangunan rumah sakit tersebut. "Terdakwa mengetahui atau patut menduga uang tersebut diberikan karena telah mengupayakan PT Menara Agung Pusaka, perusahaan milik Donny Witono memenangkan lelang dan mendapatkan pekerjaan proyek pembangunan Ruang Perawatan Kelas I, II, VIP dan Super VIP RSUD ...
KPK Dakwa Abdul Latif  Terima Uang Rp3,6 Miliar

KPK Dakwa Abdul Latif  Terima Uang Rp3,6 Miliar

Headline, Hukum & Kriminal, Kalsel, Nasional
SUAKA-JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi mendakwa Bupati Hulu Sungai Tengah Abdul Latif menerima uang Rp3,6 miliar dari Direktur PT Menara Agung Pustaka Donny Witono. "Terdakwa yang merupakan pegawai negeri atau penyelenggara negara yakni selaku Bupati Hulu Sungai Tengah yang diangkat berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam negeri nomor 131.63-269 tahun 2016 tanggal 9 februari 2016 tentang pengangkatan bupati hulu sungai tengah provinsi Kalimantan Selatan yang menerima hadiah yaitu menerima uang yang jumlah seluruhnya sebesar tiga miliar enam ratus juta rupiah dari Donny Witono," kata jaksa KPK Kresno Anto Wibowo saat membacakan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Kamis (24/5/2018). Penerimaan suap berawal saat Latif menunjuk Ketua kadin Kabupaten Hulu Sungai Teng...
Penyuap Bupati Hulu Sungai Tengah Dituntut 3 Tahun Penjara

Penyuap Bupati Hulu Sungai Tengah Dituntut 3 Tahun Penjara

Headline, Hukum & Kriminal, Kalsel, Nasional
SUAKA-JAKARTA. Jaksa Penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Direktur PT Menara Agung Perkasa, Donny Witono pidana penjara selama tiga tahun dan denda sebesar Rp100 juta subsidair tiga bulan penjara. Jaksa mengungkapkan, Donny terbukti secara sah dan meyakinkan menyuap Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Haji Abdul Latif sebesar Rp3,6 miliar. "Menuntut pidana 3 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsidair tiga bulan penjara," ucap Jaksa KPK saat membacakan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (14/5/2018). Jaksa menilai, Donny dengan sengaja menyuap Abdul Latif agar perusahaan milik Donny memenangkan proyek lelang di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Saat itu, perusahaan Donny tengah mengikuti lelang proyek pekerjaan pembangunan ruang perawatan kelas I, II, VIP, dan...
KPK Angkut Mobil dan Motor Mewah Milik Abdul Latif Ke Jakarta

KPK Angkut Mobil dan Motor Mewah Milik Abdul Latif Ke Jakarta

Headline, Hukum & Kriminal, Kalsel, Nasional, Politik
SUAKA-KALSEL. Mobil-mobil mewah Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) non aktif H Abdul latif yang sebulan lebih di segel oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya di bawa dari Banjarmasin ke Jakarta untuk dilakukan penyitaan dan menjadi barang bukti. Mobil-mobil mewah tersebut satu persatu di keluarkan oleh petugas KPK, Minggu (11/3) pagi di garasi rumah dinas Bupati HST di Jalan Bhakti Barabai. Sebelum di bawa, karena sebagian mobil sudah kehabisan bahan bakar, petugas KPK terlebih dahulu mengisi BBM di SPBU Mandingin yang mendapat pengawalan ketat dari Polres HST. Pemeriksaan yang dilakukan oleh KPK tersebut juga membuat ratusan masyarakat Barabai yang saat itu mengikuti car free day minggu di Lapangan Dwi warna Barabai ikut melihat dan membuat macet lalu lintas di sekitar. Baran...
SESUATU BERHARGA DI HARI ULANG TAHUNKU INI ADALAH PERHATIAN KALIAN SEMUA

SESUATU BERHARGA DI HARI ULANG TAHUNKU INI ADALAH PERHATIAN KALIAN SEMUA

Headline, Kalsel, Lingkungan, Nasional
SUAKA - BANJARMASIN. Tanpa ku sadari, tak terasa, hari terus berganti dan waktu terus berlalu hingga hari ini Selasa 23 Januari 2018 usia-Ku bertambah hingga menjadi 43 tahun. Namun bagiku menilai, bukan bertambah, malahan usiaku berkurang satu dan terasa diriku sudah mendekati kematian. Namun sebagai seorang hamba Allah SWT, sepatutnya diruku mengucapkan "Alhamdulillah Wa Syukurilah kepada Allah SWT, karena atas rahman dan rahim-Nya aku masih bisa hidup dan diberi umur sampai dengan hari ini, Selasa 23 Januari 2018. Harapan demi harapan dan do’a demi do’a aku panjatkan di milad Ku yang ke-43 ini. Aku dilahirkan oleh pasangan suami istri Haji Muhammad Ideris dan Hajjah Rukiah. Kedua orang tuaku ini dikenal di khalayak umum seorang Guru Agama. Namun ayahku dimasa mudanya merupakan seora
Usai Ditetapkan Tersangka, KPK Tahan Abdul Latif Selama 20 Hari Hari Ke Depan

Usai Ditetapkan Tersangka, KPK Tahan Abdul Latif Selama 20 Hari Hari Ke Depan

Headline, Hukum & Kriminal, Kalsel, Nasional
SUAKA-JAKARTA. Bupati Hulu Sungai Tengah Propinsi Kalimantan Selatan, H Abdul Latif, akan ditahan selama 20 hari ke depan di rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap dan gratifikasi, Jum'at (5/1/2018). "Abdul Latif ditahan 20 hari pertama di Rutan KPK," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav. 4, Guntur, RT.1/RW.6, Jakarta Selatan. Menurut Febri bahwa selain Abdul Latif, KPK juga menahan DON di Rutan Polres Jaktim, FRI di Rutan Guntur, dan ABS di Rutan Guntur. Dan semua ditahan selama 20 hari ke depan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tegasnya kepada wartawan. Pantauan awak media ini, Abdul Latif tidak berbicara banyak usai dirinya ditetapkan sebagai tersangka. Saat me...
KPK Berhasil Dalam OTT, 5 Orang Di Barabai dan 1 Orang Di Surabaya

KPK Berhasil Dalam OTT, 5 Orang Di Barabai dan 1 Orang Di Surabaya

Headline, Hukum & Kriminal, Kalsel, Lingkungan, Nasional
SUAKA - JAKARTA. Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, mengatakan pihaknya berhasil menangkap enam orang dari operasi tangkap tangan di Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Propinsi Kalimantan Selatan dan di Kota Surabaya, Propinsi Jawa Timur dan juga menemukan uang miliaran rupiah yang diduga terkait dengan proyek pembangunan rumah sakit di Barabai Kalimantan Selatan pada Kamis, 4 Januari 2018. "Dari info yang sudah didapatkan, penerimaan uang tersebut lebih dari Rp 1 miliar dan diduga terkait dengan proyek pembangunan rumah sakit di daerah tersebut," ujar Febri di kantor KPK, Jakarta Selatan, (4/1). Febri juga menjelaskan, tim penindakan KPK berhasil menyita uang senilai ratusan juta rupiah di Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan. Namun...
Kronologis KPK Tangkap Bupati Hulu Sungai Tengah 

Kronologis KPK Tangkap Bupati Hulu Sungai Tengah 

Headline, Hukum & Kriminal, Kalsel, Lingkungan, Nasional
SUAKA - KALSEL. Komisi Pemberantasan Korupsi mencokok Bupati Hulu Sungai Tengah, Abdul Latif alias Abdul Majid dan seorang pengusaha setempat bernama H Fauzan, Kamis 4 Januari 2018. Dugaan sementara, KPK menangkap keduanya karena melakukan transaksi mahar proyek pembangunan RSUD Barabari dan persiapan pilkada 2021. Kepala Polres Hulu Sungai Tengah, Ajun Komisaris Besar Sabana Atmojo, mengatakan KPK mencokok Bupati Abdul Latif dan H Fauzan ketika sedang bersuara di ruang kerja bupati sekitar pukul 09.00-10.00 wita. Setelah menangkap kedua orang itu, KPK menggiringnya ke rumah jabatan Bupati HST. “Yang saya tahu ruang kerja bupati disegel KPK, enggak tahu ruangan lainnya. KPK enggak ada koordinasi dengan kami,” kata AKBP Sabana Atmojo kepada wartawan, Kamis (4/1/2018). Namun, AKBP Atmojo
Heboh, KPK Diduga Tangkap Tangan Bupati Asal Kalsel

Heboh, KPK Diduga Tangkap Tangan Bupati Asal Kalsel

Headline, Hukum & Kriminal, Kalsel, Lingkungan, Nasional
SUAKA - BARABAI. Kembali Tim Satgas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan kembali melakukan operasi tangkap tangan(OTT) Rabu (03/01) malam. Kali ini dalam operasi senyap KPK yang digelar di Kalimantan Selatan, dari informasi yang didapatkan akhirnya tim berhasil membekuk seorang kepala daerah di wilayah 'Bumi Lambung Mangkurat' tersebut."Kepala daerah di Barabai dan para pengusaha" kata sumber yang namanya minta dirahasiakan, Rabu (04/01). Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh suarakalimantan.com di sampaikan pihak sumber dipercaya, bahwa Kepala Daerah yang tertangkap tangan tersebut diduga adalah Bupati Hulu Sungai Tengah bernama H. Abdul Latif, S.T., S.H., M.H. bersama pengusaha setempat di Barabai. Ia ditangkap karena kedapatan melakukan transaksi suap menyuap....
error: Maaf dilarang mengcopy-paste!