Senin, Juni 25

Penulis: Redaksi III Suaka

Dikabarkan, Ustadz Hari Moekti Tutup Usia di 59 Tahun

Dikabarkan, Ustadz Hari Moekti Tutup Usia di 59 Tahun

Headline, Nasional
SUARAKALIMANTAN.COM. Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiuun.... Kabar duka, Telah berpulang kerahmatullah Ustadz Hari Moekti tutup usia di 59 tahun, hari ini, Ahad, 24 Juni 2018 pukul 20.49 WIB di Rumah Sakit Dustira, Cimahi, Jawa Barat. Ia meninggal dunia di tengah jadwal berdakwah beliau yang padat di seluruh Nusantara. Tim redaksi suarakalimantan.com ber belasungkawa "Semoga almarhum diridhoi Allah SWT dan dimasukan engkau ke dalam surga. Dan keluarga yang ditinggalkan ridho, sabar serta tabah. Amin...". Harry Moekti lahir di Cimahi tanggal 25 Maret 1957. Di era tahun 1980-an, Kang Harry, begitu dia biasa disapa, dikenal sebagai rocker yang banyak penggemarnya. Ia sempat bergabung dengan beberapa grup musik di antaranya, Orbit Band, Primas Band, dan yang paling mengangkat kariernya sa...
18 Tahun UU Pers Lahir, Wartawan Tetap Terbungkam dan Tewas

18 Tahun UU Pers Lahir, Wartawan Tetap Terbungkam dan Tewas

Hukum & Kriminal, Kalsel, Nasional
Foto Internet: Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA (Ketum PPWI) SUAKA, JAKARTA - KETUA UMUM Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA merasa miris melihat fakta yang terjadi terhadap para wartawan/jurnalis Indonesia yang menjadi korban dalam menjalankan tugasnya. Wilson menilai bahwa berbagai kebijakan Dewan Pers telah menjadi sumber masalah dalam menegakkan kemerdekaan pers di negeri ini. Menurut pria lulusan PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini memaparkan, Dewan Pers tidak ubahnya mahluk pembasmi wartawan kritis yang berjuang untuk keadilan dan kesejahteraan masyarakat. "Kriminalisasi wartawan yang terjadi dimana-mana umumnya dipicu oleh kebijakan Dewan Pers yang terkesan hendak membasmi wartawan kritis dan pejuang masyarakat. Hanya di Indonesia, wartawan t...
KOTABARU FC MENANGKAN 3 – 1 MELAWAN PERSEMAS FC TANAH BUMBU

KOTABARU FC MENANGKAN 3 – 1 MELAWAN PERSEMAS FC TANAH BUMBU

Headline, Kalsel, Nasional
KOTABARU, SUARA_KALIMANTAN - Pertandingan liga 3 Asprov yang digelar di stadion Bamega Kotabaru, dijalan Brig jend H. Hasan Basri, Desa Semayap Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, tanggal 23 Juni 2018 pukul 15.30 s. d 17.50 Wita. Kotabaru telah dilaksanakan Pertandingan Perdana Kompetisi Sepak Bola Liga 3 Asprov PSSI Kalsel 2018 Persemas Tanah Bumbu melawan Kotabaru Fc Berhadir Dalam acara Pertandingan Perdana Kompetisi Sepak Bola Liga 3 Asprov Kalsel 2018 Ketua Askab PSSI Kabupaten Kotabaru H. Sayed Andi Makmur, Palaksa Lanal Kotabaru Mayor Laut (P) Agus Sulistyo, S. H., Kasdim 1004 /Ktb Mayor Inf Samsul Fitriyanto., Kabag Ops Polres Kotabaru Kompol Arief Prasetya, Kasatreskrim Polres Kotabaru AKP Surya Miftah Irawan, Kadispora Kab. Kotabaru M Taufik Rifani, S. H., Ms...
Misteri Kematian Wartawan Online Kalsel, Akan Ada Aksi Besar Menuju Dewan Pers

Misteri Kematian Wartawan Online Kalsel, Akan Ada Aksi Besar Menuju Dewan Pers

Headline, Kalsel, Nasional
SUAKA - JAKARTA. Beredar informasi akan adanya aksi damai para wartawan yang akan dilakukan pada tanggal 04 Juli 2018 dengan tiga agenda di tiga titik berbeda. Informasi beredar luas di banyak group whatsapp kewartawanan yang berisi akan melakukan aksi dan menginventarisir massa dari berbagai elemen wartawan mulai dari organisasi wartawan, wartawan secara pribadi hingga kepada perusahaan media-media. Terlihat sangat banyak dukungan dan respon yang positif, disinyalir aksi ini adalah aksi besar karena terlihat ada gabungan dari banyak organisasi wartawan. Aksi ini merupakan bagian kepedulian insan pers atas misteri meninggalnya wartawan online dari Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Agenda awal adalah dukungan dan menghadiri sidang lanjutan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dengan ter...
Diancam Dipolisikan, Wilson Sebut PWI tak Paham Konstitusi dan UU Pers

Diancam Dipolisikan, Wilson Sebut PWI tak Paham Konstitusi dan UU Pers

Headline, Hukum & Kriminal, Kalsel, Nasional
Foto Internet : Wilson Lalengke S. Pd M. Sc, MA SUAKA, JAKARTA - Wilson Lalengke belakangan jadi pembicaraan hangat di kalangan jurnalis, khususnya di lingkaran organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Pasalnya, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) itu beberapa waktu lalu mengeluarkan pernyataan yang cukup memerahkan telinga para pengurus PWI. Wilson mensinyalir bahwa Team Pencari Fakta (TPF) PWI atas kasus tewasnya wartawan media online Muhammad Yusuf dibiayai oleh oknum pengusaha hitam di Kalsel, Haji Isam. Atas statemen lulusan PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu, PWI membantahnya dan mengatakan bahwa TPF dibiayai secara mandiri oleh organisasi itu. Tidak cukup sampai di situ, dari pemberitaan yang beredar, PWI berencana akan melaporkan Wilson Lalengke dan media...
Kisruh Antar Organisasi Pers, TPF-PWI Tetap Berangkat Ke Kotabaru

Kisruh Antar Organisasi Pers, TPF-PWI Tetap Berangkat Ke Kotabaru

Borneo, Headline, Hukum & Kriminal, Kalsel, Nasional
SUAKA - JAKARTA. Seperti diketahui beberapa waktu lalu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat telah membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) atas peristiwa yang menimpa tewasnya wartawan media online Muhammad Yusuf di Kotabaru, Kalimantan Selatan, di Penjara lantaran berita yang dibuatnya dijerat UU ITE. Karya tulisnya di media online dikategorikan sebagai pencemaran nama baik oleh salah satu perusahaan sawit di wilayah tersebut. Dewan Pers melalui Leo Batubara turut menuding Muhammad Yusuf telah melakukan pemberitaan yang sudah memberatkan pihak perusahaan dan Muhamnad Yusuf dianggap punya niat tidak baik. Sehingga akhirnya Muhamnad Yusuf dijerat UU ITE oleh kepolisian yang sebelumnya sudah berkordinasi dengan Dewan Pers. Muhamnad Yusuf merupakan korban dalam proses wartawan yang berhadapa...
TPF PWI Telisik Penyebab Kematian Wartawan Media Online

TPF PWI Telisik Penyebab Kematian Wartawan Media Online

Headline, Hukum & Kriminal, Kalsel, Nasional
SUAKA - JAKARTA. Tim Pencari Fakta Persatuan Wartawan Indonesia (TPF-PWI) terus mencari informasi atas kematian wartawan media online Kemajuan Rakyat, Muhammad Yusuf di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kotabaru, Kalimantan Selatan. Sedianya, pada minggu depan Tim TPF-PWI akan bertolak ke Kotabaru dan Banjarmasin untuk memverifikasi temuan yang didapat. “Sejumlah pihak akan ditemui untuk diminta verifikasi dan klarifikasi atas data dan fakta yang telah dikumpulkan,” ujar anggota TPF-PWI, Zainal Helmie usai Sidang Paripurna TPF-PWI di Jakarta, Jum'at (22/6/2018). Lebih lanjut, Helmie mengaku kesal dengan sebaran fitnah yang muncul di tengah upaya mengungkap fakta kematian M Yusuf. Dalam fitnah itu, TPF-PWI dituding telah ditunggangi oleh pengusaha hitam. Ketua PWI Kalsel itu membantah. D
Kehebatan TPF PWI Terindikasi Dibiayai Haji Isam

Kehebatan TPF PWI Terindikasi Dibiayai Haji Isam

Headline, Hukum & Kriminal, Kalsel, Nasional
SUAKA/ Media SBM - Jakarta - Kasus kematian wartawan sinar pagi baru Mohamad Yusuf yang meninggal dalam tahanan Polres Kota Baru, Kalimantan Selatan menjadi perhatian khusus bagi pewarta, Tim Pencari Fakta (TPF) yang diawaki oleh Persatuan Wartawan Indonesia dituding dibiayai oleh pengusaha hitam bernama Andi Syamsuddin dengan nama tenarnya Haji Isam. "Endingnya mudah ditebak, PWI akan mengeluarkan pernyataan bahwa almarhum meninggal secara wajar," ungkap Wilson Lalengke, Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) dalam WA-nya di grup Menggugat Dewan Pers, malam ini 21/6/18. sekitar 10.30 WIB. (rel IPJI/PPWI) Menurut dia, aroma tidak sedap itu mencuat, berdasar informasi yang diperolehnya, dua hari setelah meninggalnya Mohammad Yusuf, ratusan wartawan di Kalsel "pesta pora" di ruma...
PEMBANGUNAN TAMAN WISATA DESA SUNGUP SEBAGAI DESTINASI WISATA

PEMBANGUNAN TAMAN WISATA DESA SUNGUP SEBAGAI DESTINASI WISATA

Headline
suarakalimantan.com, Kotabaru. Desa Sungup Kanan ternyata mempunyai potensi tempat pariwisata yang menjadi icon yang dikenal serta dapat melekat diingatan masyarakat sungup dan masyarakat Kotabaru serta masyarakat Kalimantan Selatan pada umumnya yang pernah berkunjung ke Kotabaru. Dalam paparan Aisyah, Kepala Desa Sungup Kanan kepada wartawan suarakalimantan.com, mengatakan sejak awal menjadi Kepala Desa, saya sudah melihat adanya potensi wisata di Desa Sungup Kanan tapi dengan keterbatasan anggaran Dana Desa kita akan coba menggandeng pihak inpestor supaya pariwisata bisa terwujud, apakah juga nanti Dana Pokran DPRD / Dana SKPD terkait pariwisata itu sendiri, salah satu potensi pariwisata yaitu pantai sungup bila ini dikelola dengan baik saya yakin akan menjadi destinasi wisata seper...
Gusti Syahyar Dukung Halal Bi Halal Reuni SMAN 2 Bajarmasin.

Gusti Syahyar Dukung Halal Bi Halal Reuni SMAN 2 Bajarmasin.

Headline, Kalsel, Nasional
SUAKA - BANJARMASIN. Penuh kegembiraan pertemuan Alumni SMAN 2 Banjarmasin angkatan 1979 – 1983 membuat Pjs Bupati Tapin Gusti Syahyar bersama rekannya satu sekolah Senin (18/6) menggelar pertemuan Halal Bi Halal yang diselelnggarakan di Mahligai Pancasilan samping kediaman Gubernur Kalsel Banjarmasin. Pjs Bupati Tapin Drs H Gusti Syahyar menyebutkan, Semoga dengan pertemuan ini silaturrahim kita tetap terus terjalin dan juga teman-teman kita yang tersebar seluruh indonesia bisa berhadir serta berkumpul dalam kegiatan ini walaupun sebelumnya hanya melalui media sosial maupun dalam kegiatan-kegiatan yang lainnya. Menurut Syahyar, Kita berharap pertemuan ini dapat bermanfaat sehingga semua persoalan-persoalanan didaerah tentunya mereka mengetahui dan juga bisa memberikan kontribusi
error: Maaf dilarang mengcopy-paste!