Selasa, November 13Menyuarakan Suara Rakyat Kalimantan

Manunggal Dengan Rakyat , Pengecoran Jembatan Proyek TMMD di mulai

Manunggal TNI dan Rakyat’, benar-benar terbukti dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 di Desa Malilingin, Kecamatan Padang Batung, Hulu Sungai Selatan.

Dengan dikerjakan secara kerjasama, TNI bersama masyarakat, pengecoran jembatan
Panjang 6 meter , tinggi 5,60 meter, lebar 5,60 meter. pengerjaan tidak dilakukan menggunakan mesin, alias memakai cara manual, menggunakan tenaga manusia.

selama proses pengecoran, warga setempat memang terlihat cukup bersemangat. Seperti tak kenal lelah, adonan material pasir, batu dan semen serta air, mereka angkut dengan timba. Ucap Dan SST Kapten Inf Hariyadi S

Selanjutnya, Rahmad Iriadi SP Anggota Komisi I Bidang Pemerintahan dan (28/10), sebagai representasi masyarakat maka dirinya perlu melihat dan mendengar langsung aspirasi dan pendapat tentang pelaksanaan TMMD.

loading...

“ Ternyata TMMD ini sangat luar biasa dan memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat
kita berharap kepada Pemda HSS bersama Dewan kita perjuangkan ada penambahan di tahun 2019 akses menuju Desa Malilingin ke Desa Pariangan sudah selesai , kami berharap aspirasi masyarakat dan kepala desa kita respon supaya keinginan masyarakat bisa terlaksana ,terima kasih kepada Dandim dan Jajaran nya dengan tenaga beliau dengan kemanunggalan nya dengan rakyat akses jalan dari Desa Malilingin ke Desa Pariangan dan kerjasama seperti ini kita tingkatkan bisa dibantu kepada TNI Polri untuk membuka akses Jalan harapan nya untuk Daerah,”ujarnya
Saat kunjungan pada 28/10/2018.

Sementara, pengerasan jalan dan penataan material batu yang sudah rampung mencapai 1100 meter dari total 1,7 kilometer. Untuk percepatan pengerjaan, bagian yang sudah dipasang batu, akan langsung dilakukan pengerasan menggunakan material Pasir dan Batu.

Tingginya antusias masyarakat Desa Malilingin pada pelaksanaan TMMD ini bukan tanpa alasan. Keberadaan jalan tembus antara desa Malilingin dan Pariangan , memang sangat dibutuhkan warga. Apalagi keberadaan jembatan.

“Tanpa jalan tembus, kita harus memutar jauh, dan jembatan juga sangat kami perlukan, apalagi jalan dan jembatan ini memang jalur perekonomian dan lintasan anak sekolah,” tutur Kades Suyono.

Sementara itu, satu sasaran program Nasional TMMD, yakni rehab sarana ibadah , diantaranya Mushola Darusholihin mencapai 95 persen dan Masjid Nurul Ikhsan Lokbahan mencapai 85 persen, tinggal pemasangan keramik teras Masjid. (red)

Bagikan via:

Tinggalkan Balasan

error: Maaf dilarang mengcopy-paste!

Klik gambar di atas untuk menutup iklan