Senin, Oktober 22Menyuarakan Suara Rakyat Kalimantan

KEJARI KOTABARU LAKUKAN RAPAT PENGAWASAN ALIRAN KEPERCAYAAN MASYARAKAN (PAKEM)

KOTABARU – SUARAKALIMANTAN.COM. Kejaksaan Negeri Kotabaru bersama Daerah Kotabari melakukan rapat Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM) diruangan Kejari Kotabaru, Rabu (19/9/2018) bertempat jalan Jambrut 1 Kecamatan Pulau Utara Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan.

Dalam acara rapat tersebut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Kotabaru Hj. Indah Laila SH, Wakil Bupati Kotabaru H Ir Burhanudin, KH Muktar Mustajab Ketua MUI Kabupaten Kotabaru, Agung Nugroho SH Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kotabaru, H Adi Sutomo Kadis Kesbangpol, Lanal Lotabaru, Kodim 1004, Badan Intelijen Negara (BIN), Kotabaru.

Kepala Kejaksaan Negeri Kotabaru Hj Indah Laila SH mengatakan, rapat koordinasi (PAKEM) melakukan pembahasan mengenai tentang aliran kepercayaan masyarakat di wilayah Kabupaten Kotabaru, “Untuk sementara kami sudah mendapatkan informasi mengenai perkembangan aliran kepercayaan Masyarakat di salah satu Kecamatan yaitu di Pulau Sebuku Kabupaten Kotabaru merupakan desa, yang sebagian merupakan menganut kepercayaan aliran Khillafah Muslimin (KM),” Kata Kajari.

Diterangkannya, Rakor (PAKEM) yang dilaksanakan sekaligus untuk mencegah dan mengawasi adanya aliran kepercayaan masyarakat.

loading...

Jadi kami selalu meminta instansi terkait ada fungsi di bidang pengawasan dan intelijen BIN, Polisi, TNI bekerjasama dengan MUI sudah berupaya semaksimal mungkin Hal itu guna untuk memantau dan membantu sekaligus membina kepada para penganut aliran tersebut agar bisa kembali menjadi masyarakat yang berakhlak baik mempunyai yang sesuai diakui oleh pemerintah, Ungkap Indah Laila.

Terus ucap Indah Laila lagi mengatakan kepada awak media ini Dengan kegiatan Rakor Pengawasan aliran kepercayaan masyarakat (PAKEM) masyarakat harus bersinergi bersama dan berkumpul untuk selalu berdiskusi Karena ini tujuannya tidak melakukan pembubaran Hanya kami meminta informasi melalui (MUI) Majelis Ulama Indonesia, bagaimana aliran (KM) yang berpusat di Lampung Karena seiring berjalannya waktu tentu menunggu informasi dari pusat dulu nanti baru kita akan mengikuti sebagaimana mestinya, pungkasnya. (dam)

Bagikan via:

Tinggalkan Balasan

error: Maaf dilarang mengcopy-paste!

Klik gambar di atas untuk menutup iklan